Menu Tutup

Subsurface Scattering, Membuat Kulit Terlihat Lebih Alami

Hai, MedForians!

Kalau kamu ingin membuat karakter dengan tekstur kulit yang terlihat lebih alami dan tidak terlihat seperti boneka plastik, banyak teknik rendering yang bisa kamu gunakan, salah satunya Subsurface Scattering. Subsurface scattering adalah kondisi di mana cahaya merambat suatu permukaan yang hampir tembus pandang dan keluar membawa warna dari permukaan tersebut.

Mengapa kita menggunakan subsurface scattering pada kulit?

Kulit manusia sebenarnya sedikit tembus pandang, sehingga mengakibatkan fenomena subsurface scattering saat cahaya menyentuh kulit. Coba tutup lampu senter yang menyala dengan tangan kamu. Kamu akan melihat tangan kamu “memancarkan” cahaya merah. Cahaya merah yang “terpancarkan” dari tangan kamu adalah hasil dari subsurface scattering – cahaya merambat menuju kulit dan daging kamu dan menyerap warnanya.

Prinsip seperti itulah yang membuat subsurface scattering dipakai untuk menghasilkan material kulit yang terlihat lebih alami. Berikut adalah contoh karakter yang menggunakan subsurface scattering:
(Disarankan untuk melihat gambar berikut dari layar lanskap)

Capture
Capture1

Terlihat lebih alami, bukan? Cermati bagaimana tangannya menyerap bayangan yang diakibatkan oleh tangannya. Kamu bisa melihat sedikit cahaya merah terpantul di sekitar bayangan tangannya, dan ini bisa membantu kamu menampilkan warna kulit yang lebih alami dan tidak pucat.

BACA JUGA :  Xbox Game Pass Ultimate Diumumkan, Rilis September

Lalu bagaimana kalau kita tidak pakai subsurface scattering?Capture3
Capture2

Dih… Terlihat kurang alami, kulit terlihat lebih pucat, dan membuat kulit terlihat seperti plastik… Ini karena tidak ada subsurface scattering pada kulit, sehingga cahaya putih dipantulkan begitu saja dan tidak menyerap warna kulit dan daging saat menyentuh kulit. Jadi, jangan lupa untuk memakai subsurface scattering dengan warna yang tepat pada material kulit yang kamu pakai, kecuali kalau kamu ingin membuat manusia plastik.

Di Unreal Engine 4, kamu cukup mengubah jenis Shader Model ke Subsurface atau Subsurface Profile. Dengan jenis shader ini, kamu bisa menentukan warna yang akan disebarkan efek subsurface scattering, cukup dengan beberapa klik!

BACA JUGA :  Assoluto Racing Ungkap Detail Update Terbarunya, Apa Saja?

Capture4

Apakah subsurface scattering hanya dipakai untuk kulit?

blog_header_sss

Kamu bisa menggunakan subsurface scattering pada material yang sekiranya semi tembus pandang, seperti gelas berwarna, botol, mosaik, jelly, dan plastik tipis. Hanya saja, di kalangan game developer, subsurface scattering lebih populer digunakan pada kulit.

Terima kasih telah membaca, dan mari belajar lebih banyak mengenai game technology di Media Formasi!

Kembali ke Atas

BACA JUGA

Yuk, Berkomentar!

×