Menu Tutup

Mengenal Teknologi Pencegah Kecelakaan pada Mobil Jaman Sekarang (Bagian 2)

Hai MedForians!

pada postingan sebelum ini, kami membahas teknologi “mahal” yang dapat mencegah terjadinya kecelakaan, kali ini kami akan bahas teknologi yang kerap ditmui pada kendaraan modern di Indonesia pada umumnya.

1. Vehicle Stability Control/Electronic Stability Program

Berdasarkan definisi umum di Wikipedia, teknologi ini bertujuan agar menstabilkan kendaraan secara terkomputerisasi.

Cara kerjanya, saat kendaraan kehilangan kontrol pengendalian, sistem akan bekerja secara otomatis untuk membantu rem untuk mengendalikan kendaraan. Sistem pengereman langsung berjalan di masing-masing roda untuk mencegah oversteer dan understeer. Menurut Badan Regulasi Keselamatan Otomotif AS (IIHS dan NHTSA), sepertiga kecelakaan fatal dapat dicegah dengan teknologi ini.

Beberapa pabrikan Otomotif di Indonesia telah menerapkan teknologi ini di setiap produknya. Misalnya Mitsubishi Xpander, Toyota Rush, Daihatsu Terios, Daihatsu Sirion, Suzuki Ertiga, Datsun Cross, Honda H-RV dan lain-lain.

2. Traction Control

Traction Control berfungsi untuk mencegah hilangnya traksi pada roda kendaraan.

Sistem akan menjalankan satu atau beberapa langkah berikut:

  • Pengereman pada satu atau lebih roda
  • Pengurangan penyalaan pada satu atau lebih silinder
  • Pengurangan suplai bahan bakar ke satu atau lebih silinder
  • Penutupan throttle, jika kendaraan dilengkapi dengan throttle drive by wire
  • Pada kendaraan dengan Turbo, solenoid kontrol dinonaktifkan untuk mengurangi tenaga mesin.

Demikian pembahasan kami kali ini, jika ada beberapa hal yang perlu disampaikan, kami senantiasa menunggu komentar dari anda.

Artikel ini merupakan kolaborasi antara Media Formasi dan DRIVE Indonesia.

Kembali ke Atas

MedForians Wajib Baca Ini!

×