Menu Tutup

Data Pengguna Bocor, Google Tutup Layanan Google+

Hai, MedForians!

Kabar buruk buat anda pengguna dari Google+. Dalam waktu dekat, Google akan menutup salah satu layanan jejaring sosialnya, yakni Google+.

Ditutupnya Google+, Dikarenakan Adanya Kebocoran Data

Penutupan layanan Google+ ini diakibatkan adanya kebocoran data pengguna. Total data pengguna yang bocor hingga mencapai ratusan ribu. (Beberapa sumber mencatat hampir 500.000 pengguna). Kebocoran data terjadi akibat API yang rusak, dimana API yang dimaksud, memungkinkan pengembang mengakses data publik pengguna yang mendaftar untuk menggunakan aplikasi yang menggunakan API tersebut. Bug dalam API memungkinkan pengembang untuk mengakses data pribadi dan orang-orang yang terhubung dengannya.

Data yang dicuri termasuk nama lengkap, alamat email, tanggal lahir, jenis kelamin, foto profil, tempat tinggal, pekerjaan dan status hubungan. Bahkan nomor telepon, pesan email, Timed post, Direct Message dan jenis data penting lainnya juga turut menjadi sasaran.

BACA JUGA :  PewDiePie Resmi Terkalahkan oleh T-Series

Rupanya ini Merupakan Masalah yang Sudah Lama

Masalah ini sudah ada tahun 2015, mirip seperti kasus kebocoran data pengguna Facebook. Namun, Google baru mengetahuinya pada Maret 2018 dan memutuskan untuk memperbaikinya.

Google tidak menginformasikan ke penggunanya, dengan dalih tidak menemukan bukti dari salah satu data yang disalahgunakan.

Guna memberi orang kesempatan penuh untuk bertransisi, perusahaan akan menerapkan proses ini selama 10 bulan, yang dijadwalkan selesai pada akhir Agustus mendatang.

Selama beberapa bulan mendatang, Google akan memberikan informasi tambahan kepada konsumen, termasuk cara mereka mengunduh dan memigrasikan data mereka.

BACA JUGA :  Masuk Indonesia, Nokia 3.1 Plus Dijual dengan Harga Rp 2,4 Juta

Sumber : https://selular.id/2018/10/masalah-keamanan-google-tutup-google/

Baca Juga Artikel Ini!

×