Menu Tutup

Inilah Daftar Media Penyelenggara Debat Pilpres 2019 Beserta Calon Moderatornya!

Hai, MedForians!

Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah menggelar Pengundian dan Penetapan Media Penyiaran Debat Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Pemilu 2019. Nama-nama jurnalis dan praktisi media diusulkan menjadi moderator debat Pilpres 2019.

Dalam rapat yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama tim sukses kedua pasangan calon Rabu (26/12/2018) siang, KPU mengusulkan enam nama calon moderator debat, seluruhnya berasal dari kalangan jurnalis dan praktisi media, yaitu Najwa Shihab, Ira Koesno, Bayu Sutiyono, Tommy Tjokro, Alfito Deannova Gintings, dan Prabu Revolusi.

Namun demikian, hingga rapat berakhir, KPU bersama tim sukses kedua pasangan calon belum dapat memutuskan nama-nama moderator.

“Sampai dengan rapat terakhir belum bisa diambil keputusan. Nanti kami akan rapat tanggal 28 (Desember 2018) pukul 13.30 untuk memutuskan moderator debatnya,” kata Ketua KPU Arief Budiman di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat.

Moderator debat yang terpilih nantinya harus berdasarkan kesepakatan bersama antara KPU dan kedua tim sukses paslon.

Anggota Tim Kampanye Nasiomal (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Lukman Edy, yang hadir dalam rapat bersama KPU mengatakan, pihaknya menyerahkan usulan moderator kepada KPU. Paling penting, moderator debat harus netral dan bebas dari kepentingan satu pihak.

“Moderator harus orang yang netral, tidak terafiliasi dengan TV manapun, dan jauh dari kesan untuk melakuakan framing terhadap pemberitaan berkenaan dengan debat pertama sampai dengan kelima,” ujar Lukman.

Debat Pilpres 2019 akan digelar sebanyak lima kali. Debat pertama rencananya dilakukan pada 17 Januari 2019. Debat kedua 17 Februari, debat ketiga 17 Maret, dan keempat 30 Maret. Sementara debat terakhir belum ditentukan tanggalnya lantaran KPU dan tim kampanye masih akan mengecek jadwal masing-masing pasangan calon.

BACA JUGA :  Belum Resmi Dirilis, Jump Force Versi PC Sudah Terbajak Oleh CODEX!

Hadir dalam acara tersebut, Ketua KPU Arief Budiman, Komisioner KPU Wahyu Setiawan, Hasyim Asy’ari, dan Evi Novida Ginting Manik. Hadir pula Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja, perwakilan Redaksi/News Manager Media Elektronik Nasional, Direktur Konten Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Fiki Satari, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabwo Subianto-Sandiaga Uno, Priyo Budi Santoso dan Direktur Materi Debat dan Kampanye BPN Sudirman Said.

KPU sudah lebih dulu mengelompokan lembaga penyiaran menjadi lima. Jumlah ini menyesuaikan dengan jumlah debat yang akan diselenggarakan sebanyak lima kali.

Berdasar hasil undian yang diambil oleh perwakilan masing-masing lembaga penyiaran, Kompas TV bersama TVRI, RRI, dan RTV menjadi penyelenggara debat pertama yang digelar 17 Januari 2019.

Debat ini akan membahas hukum, HAM, korupsi dan terorisme. Bertempat di Hotel Bidakara, debat pertama pesertanya merupakan pasangan capres-cawapres.

“Debat kedua pada 17 Februari 2019, diselenggarakan RCTI, GTV, MNC TV, dan INews TV. Akan membahas energi dan pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup serta infrastruktur. Tempatnya di Hotel Sultan, debat yang kedua hanya diikuti capres,” ujar Ketua KPU Arief Budiman di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (26/12/2018).

Debat ketiga pada 17 Maret, digelar Trans TV, Trans 7 dan CNN Indonesia. Debat yang hanya akan diikuti cawapres ini bertempat di Hotel Sultan Jakarta.

BACA JUGA :  Hary Tanoe Siap Berkongsi Dengan Vivendi

Debat Keempat 30 Maret, disiarkan Metro TV, SCTV, dan Indosiar. Pada debat ini materi ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan, dan hubungan internasional akan menjadi bahasan. Sementara ini tempat pelaksanaannya belum ditentukan.

“Debat kelima, TVOne, ANTV, Berita Satu, Net TV. Bahas ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi, perdagangan dan industri. Jadwal dan tempat dibahas dalam rakor berikutnya,” ujar Arief.

Debat terakhir belum ditentukan tanggalnya lantaran KPU dan tim kampanye masih akan mengecek jadwal masing-masing pasangan calon.

Baca Juga