Menu Tutup

Doujin Artist Kuro Hekiten Meninggal Dunia di Event Comiket 95

Hai MedForians!

Kabar duka datang dari dunia doujinshi Jepang. Kuro Hekiten, salah satu doujin artist kawakan meninggal dunia pada Selasa (01/01) di usia 44 tahun. Kabar ini telah diumumkan oleh adiknya lewat situs blog resmi Kuro Hekiten.

Seperti kebanyakan doujin artist, Kuro Hekiten berencana untuk memperlihatkan dan menjual hasil karya terbarunya di Comiket, salah satu acara konvensi berfokus karya-karya doujinshi dan fan works terbesar di Jepang akhir Desember lalu. Saking senangnya dia datang paling awal, membantu menyusun meja-meja dan beberapa booth di aula bagian Barat Tokyo Big Sight, dimana tim penerbitnya mendirikan booth mereka.

Dalam salah satu cuitannya, dia mengatakan kalau dia tidak sabar berkumpul dengan para fans dan teman sesama illustrator lain.

Selama berlangsungnya acara tersebut (Comiket 95 diadakan mulai dari tanggal 29 hingga 31 Desember) Kuro Hekiten jatuh pingsan akibat menderita coronary thrombosis (pembuluh darah membeku). Masih belum jelas kapan dia benar-benar tidak sadarkan diri selama event tersebut berlangsung, tetapi dia masih membuat cuitan dan memposting foto booth nya pada tanggal 30 Desember.

Pada tanggal 7 Januari, blog resmi Kuro Hekiten membuat post terbaru yang ditulis sang adik, yang memberitakan bahwa kakaknya meninggal dunia di rumah sakit sejak 1 Januari lalu. Dirinya yang bersama dengan sang kakak di Comiket menulis:

BACA JUGA :  Kyoukou Suiri Dapatkan Adaptasi Anime

“Saat saya sadar kakak saya jatuh pingsan, para staff Comiket dan beberapa pengunjung booth sudah melakukan napas buatan, ada yang sudah memanggil paramedis, dan banyak orang berdatangan melakukan apa saja untuk menolong.”

Sang adik meneruskan:

“Banyak orang yang belum pernah bertemu ataupun kenal nama kakak saya, dengan ikhlasnya langsung ikut membantu. Para staf dan pengunjung lainnya bahkan membentuk pagar untuk melebarkan jalan agar paramedis bisa membawanya ke rumah sakit secepat mungkin.”

Sayangnya, dikarenakan kondisinya yang cukup parah, nyawa kakaknya tidak dapat tertolong dan meninggal setelah tiba di rumah sakit.

“Sayangnya, nyawa kakak saya tidak dapat tertolong, tapi berkat bantuan kalian, keluarganya bisa menjenguknya sebelum meninggalkan dunia ini. Terima kasih banyak, semuanya.

Dia tidak sendirian saat menemui ajalnya, saya mewakili segenap keluarga ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada kalian semua.”

Adik Kuro Hekiten juga berpesan kepada semua illustrator lainnya untuk mengubah gaya hidup mereka demi keluarga dan orang-orang yang disayangi:

“Kakak saya selama ini belum pernah menderita penyakit parah, tapi ini bukan berarti gaya hidupnya sehat. Kakak selalu begadang setiap hari untuk menyelesaikan pekerjaannya sebelum deadline tiba, kemudian tidur siang harinya. Gizinya sangat buruk dan selalu merokok, dan menurut saya ini lah kenapa kakak saya meninggal pada usia yang muda, 44 tahun.

BACA JUGA :  Eiichiro Oda: "Ending One Piece Sudah Dekat dan Akan Melampaui 100 Volume "

Ada banyak illustrator yang bekerja dibidang manga yang gaya hidupnya sama dengan kakak saya, dan saya ingin kalian, para illustrator, menjadikan ini sebagai pelajaran untuk mengubah gaya hidup kalian, demi keluarga dan orang-orang yang kalian sayangi.”

Segenap staf dan redaksi dari Media Formasi turut berduka dan berbelasungkawa atas meninggalnya Kuro Hekiten. Karya-karyanya akan selalu abadi dan dikenang oleh para pecinta anime.

Sumber: Kuro Hekiten official blog, Hachima Kiko, SoraNews24

Baca Juga