Menu Tutup

Motorola Razr akan “Comeback” !?

Hai, MedForians!

Kamu masih ingat dengan Motorola Razr, ponsel clamshell yang memilliki desain menawan dan sempat jadi ponsel yang cukup diminati di era 2000-an?

Kini setelah beberapa lama, akhirnya ia kembali dari ‘tidur panjangnya’.

Melalui laporan The Wall Street Journal, ponsel fashionable ini akan kembali sebagai ponsel pintar dengan layar yang dapat dilipat. Rencananya, ponsel ini akan dirilis Februari mendatang.

Untuk saat ini, belum banyak informasi yang beredar mengenai ponsel ini, seperti spesifikasi teknis atau bentuk fisik dari ponsel ini.

Ini bukan kali pertama Lenovo, yang membeli brand Motorola pada 2014 lalu berencana untuk kembali menghidupkan kembali Razr sebagai lini ponsel anyar.

Sebelumnya, pada 2012 lalu, Lenovo bekerja sama dengan Verizon untuk memproduksi ponsel Droid Razr yang berbasis Android. Droid Razr memiliki 3 versi, yakni Droid Razr, Droid Razr HD, dan Droid Razr M.

BACA JUGA :  Hongmeng OS Versi Global Buatan Huawei akan bernama Oak OS

Sebelum Razr, Nokia sudah melakukannya terlebih dahulu dengan merilis kembali Nokia 3310, dan Nokia “Pisang” 8810, featured phone dengan jaringan 4G.

Seri Razr pertama kali rilis pada 2004 lalu dan sudah terjual sebanyak 130 juta unit, meskipun pada akhirnya harus ‘tumbang’ pada 2008 akibat kedigdayaan iPhone.

Kamu yang ingin mencobanya harus bersabar lebih lama lagi karena untuk saat ini, Razr ‘Reborn’ masih hanya akan dipasarkan di Amerika Serikat melalui operator Verizon dan hanya akan diproduksi sebanyak 200 ribu unit saja.

Harga dari reinkarnasi Motorola Razr ini diperkirakan sekitar 1500 Dollar Amerika. Dengan patokan harga tinggi tersebut, ponsel ini digadang-gadang menjadi ponsel high-end.

Pengamat memperkirakan bahwa ‘mereinkarnasi’ ponsel jadul yang populer sudah menjadi tren di kalangan produsen ponsel saat ini.

BACA JUGA :  Galaxy XCover 4s, Ponsel Tahan Banting dari Samsung Siap Rilis

Apakah setelah Nokia dan Motorola, produsen lain juga akan melakukannya? Kita tunggu saja.

Sumber: Astro Awani, The Verge, Wall Street Journal, dan Kompas Tekno.

Kembali ke Atas

MedForians Wajib Baca Ini!

×