Menu Tutup

Pencipta Internet Versi Awal Larry Roberts Meninggal Dunia

Larry Roberts

Hai, MedForians!
Berita duka datang dari salah satu pencipta internet versi jadul, Larry Roberts. Lawrence “Larry” Gilman Roberts, atau lebih dikenal dengan Larry Roberts, dikabarkan tutup usia pada Rabu (26/12) lalu di usia 81 tahun.

Dilansir dari NY Times, anak lelakinya, Pasha, menyatakan sang ayah meninggal karena serangan jantung di rumahnya di Redwood City, California.

Larry Roberts sendiri dikenal dengan Arpanet, yang merupakan pendahulu sekaligus cikal bakal kehadiran internet. Awalnya, di tahun 1966, Larry menciptakan coretan rancangan topologi suatu hal yang akan dikenal sebagai “internet” usai membaca makalah J.C.R Licklider mengenai ‘intergalactic computer network’. Lalu, dirinya menjadi manajer di Advanced Research Project Agency (ARPA) Pentagon.

Selama berkerja di ARPA, Larry merancang Arpanet, yang dikenal sebagai pendahulu internet, yang dipakai di ARPA pada 1969. Bersama dengan teman-teman kerjanya, dia merancang hal-hal teknis Arpanet dan bagaimana arus data. Dia memakai teknik “packet switching”, bagaimana data dipecah kemudian diubah menjadi bundel yang akan dikirim lewat berbagai jalur dalam sebuah jaringan. Data itu akhirnya dirakit kembali di tujuan pengiriman. Packet Switching sendiri kemudian menjadi pondasi dasar dari pembentukan internet ke depan. Dia juga yang merancang agar kontrol distribusi jaringan ada di banyak komputer, yang juga menjadi pondasi internet zaman sekarang.

BACA JUGA :  Regulasi Wajib Pajak Terkait Perusahaan Digital Asing Mulai Diberlakukan Hari Ini

Selain Arpanet, dia dan rekan-rekannya membuat aplikasi untuk jaringan turunannya. Implementasi tersebut adalah dengan email. ARPA menjadi salah satu organisasi yang banyak memakai email saat itu, sekaligus menjadi populer.

Di tahun 1973, Larry keluar dari ARPA dan mendirikan perusahaannya sendiri bernama Telenet. Sayangnya, Telenet tidak sukses, dan itu memaksa dirinya menjual perusahaan tersebut tujuh tahun setelah didirikan.

Di tahun 2018, dia sempat diwawancarai dan menyoroti perkembangan internet dan problem terbesar di tahun tersebut, yaitu keamanan siber.

BACA JUGA :  Nokia 5310 Reborn Hadir di Indonesia, Targetkan Pendengar Musik

“Saya harap suatu hari nanti ada perangkat lunak yang bisa masuk ke dalam jaringan untuk menghalau serangan. Tapi, akan sulit sekali. Perangkat itu harus didistribusikan di sekitar jaringan untuk mengatasi masalah. Itu proyek yang sering saya pikirkan, tapi, saya tidak punya solusinya,” kata Roberts.

Kami dari tim redaksi turut berduka cita dan berbelasungkawa atas meninggalnya Larry Roberts.

Sumber : Antara News

Kembali ke Atas

BACA JUGA

×