Menu Tutup

ScrewAttack Kini Resmi Menjadi Death Battle Channel

Hai, MedForians!

Kabar mengejutkan datang dari salah satu situs gaming terbesar di internet, ScrewAttack. Pada 4 Februari 2019 lalu, lewat video yang mereka upload di channel YouTube mereka, ScrewAttack mengumumkan bahwa mereka akan mengganti branding mereka menjadi Death Battle Channel dan konten-konten mereka kini diisi dengan konten yang berhubungan dengan Death Battle.

ScrewAttack pertama kali didirikan pada tahun 2006 silam oleh “Stuttering” Craig Skistimas dan “Handsome Tom” Thomas Hanley. Awalnya situs ini dibuat sebagai wadah untuk acara Podcast harian yang mereka berdua buat yang berjudul “Sidescrollers” yang berfokus pada gaming, namun lama kelamaan mereka mulai membuat acara lainnya seperti Top 10’s, Video Game Vault, dan menayangkan episode-episode The Angry Video Game Nerd setelah bekerja sama dengan GameTrailers. Bahkan mereka membuat acara konvensi mereka sendiri di tahun 2009 bernama ScrewAttack Gaming Convention.

Di tahun 2010, ada satu acara yang merubah situs ini untuk selamanya. Acara tersebut adalah Death Battle.

Death Battle adalah serial animasi web yang diciptakan oleh dua kontributor ScrewAttack; Ben Singer (pemeran pembawa acara Wiz) dan Chad James (yang memerankan pembawa acara Boomstick). Konsep acara ini cukup simpel: Acara ini mengambil dua karakter yang memiliki kesamaan dari franchise yang berbeda baik itu anime, video game, dan komik, dan menganalisa dan mengkalkulasi kelebihan dan kelemahan masing-masing untuk menentukan siapa diantara mereka yang terbaik. Acara ini menjadi salah satu acara ScrewAttack yang paling sukses dibandingkan dengan acara lain yang mereka buat hingga akhirnya channel YouTube mereka lama kelamaan menjadi lebih berfokus pada Death Battle.

BACA JUGA :  Sambut Seri Terbaru Aikatsu: Aikatsu on Parade!

Pada tanggal 28 Maret 2014, ScrewAttack kini menjadi milik perusahaan YouTube Network Fullscreen. Lewat akuisisi tersebut, ScrewAttack menjadi bagian dari salah satu rumah produksi milik Fullscreen yaitu Rooster Teeth, yang dikenal sebagai pencipta seri animasi Red Vs. Blue dan RWBY, pada 4 November 2015.

Pengumuman ini memecah belah berbagai pihak. Ada pihak yang merasa perubahaan yang dilakukan ScrewAttack ini sebagai langkah yang baik, mengingat setelah dibuatnya Death Battle banyak penonton-penonton channel mereka yang ingin menyaksikan episode terbaru acara satu ini. Mereka banyak mengirimkan request di kolom komentar agar pihak ScrewAttack membuat episode Death Battle yang berfokus pada karakter-karakter favorit mereka. Namun ada pula pihak yang merasa kalau perubahan ini adalah langkah buruk karena inilah alasan banyak fans mereka yang loyal sejak lama mulai menjauhi ScrewAttack. Mereka ingin acara yang lebih bervariasi dan tidak sepenuhnya fokus pada Death Battle.

BACA JUGA :  Bagian Kedua Netflix Kengan Ashura Akan Tayang 31 Oktober

Kedua pihak tetap setuju untuk satu hal: mereka tetap merasa kecewa situs seputar gaming yang membuat konten-konten revolusioner pada awal dan pertengahan 2000an seperti ScrewAttack harus dinonaktifkan untuk membuat audiens baru yang mereka kenalkan lewat Death Battle tetap senang.

Kembali ke Atas

MedForians Wajib Baca Ini!

×