Menu Tutup

Spotify Siap Basmi Akun Pengguna Ad blocker Mulai Maret 2019

Hai, MedForians!
Berita terbaru hadir dari Layanan streaming musik Spotify. Spotify memperbarui kebijakannya untuk memberantas pemblokir iklan (ad blockers).

Hal tersebut tercantum pada laman syarat dan ketentuan (Terms and Condition of Use) terbaru di situs resminya. Berikut isi Terms and Condition yang baru:

“Berbagai langkah pengukuran ditempuh untuk mengawasi, mendeteksi, menyelidiki, dan menangani manipulasi buatan dari aktivitas streaming.”

Dilansir dari Kompas Tekno, kebijakan baru ini berlaku mulai 1 Maret 2019, dimana akun Spotify yang memakai ad blockers tak bisa lagi digunakan. Kebijakan ini tentu tak memengaruhi pengguna “Premium”, sebab sudah bebas iklan dengan membayar iuran per bulan.

Kebijakan ini lebih menyasar pengguna Spotify gratis yang semestinya rela dipapar iklan, karena enggan berlangganan. Namun, sebanyak 2 juta akun atau 2 persen dari pengguna Spotify gratis terdeteksi curang.

BACA JUGA :  Ilmuwan Pencetus Istilah "Pemanasan Global" Meninggal Dunia

Mereka tak mau merogoh kocek iuran untuk bebas iklan, tetapi ingin menikmati layanan premium bebas iklan. Alhasil, 2 juta pengguna “bandel” tersebut memakai ad blockers.

Diketahui, Spotify Premium di Indonesia bisa diperoleh dengan membayar Rp 49.900 hingga Rp 54.990, tergantung metode pembayaran, via kredit dan debit, atau pulsa. Harga tersebut terbilang menengah, sebab setara dengan beberapa layanan serupa lain semacam Joox dan MelOn. Bahkan, Apple Music mematok harga berlangganan yang lebih mahal, yakni Rp 69.000 per bulan.

Jika MedForians adalah satu dari 2 juta pengguna Spotify gratis yang menggunakan ad blockers, sebaiknya mulai mempertimbangkan untuk beralih ke Premium sebelum 1 Maret 2019.

BACA JUGA :  Resmi! Samsung Rilis Ponsel Layar Lipat Pertama, Galaxy Fold

Sumber: Kompas Tekno