Menu Tutup

Berencana Bangun Markas di Bulan, Jepang Gunakan Robot

Jepang Mau Bangun Markas di Bulan Menggunakan Robot

Hai, MedForians!

Berita berikut ini mengenai Jepang yang mau bangun markas di bulan menggunakan tenaga robot.

Dilansir dari detikINET (9/4), bulan yang belakangan ini menjadi sasaran kolonisasi berbagai negara, termasuk Jepang yang memiliki ide menarik terkait hal tersebut yaitu membangun markas di satelit Bumi tersebut dengan menggunakan tenaga robot.

Lembaga antariksa Jepang, yaitu Japan Aerospace Exploaration Agency (JAXA) bersama perusahaan konstruksi Kajima Corp. dan tiga universitas, yaitu Shibaura Institute of Technology, The University of Electro-Communication, dan Kyoto University, telah meriset hal tersebut selama tiga tahun terakhir.

Belakangan, mereka telah melakukan eksperimen konstruksi bangunan secara otomastis. Eksperimen tersebut menggunakan backhoe robotika seberat 7 ton, yang beroperasi secara otonom. Jika operasinya terlalu rumit, operasi tersebut akan diganti dengan manusia secara jarak jauh menggunakan remote kontrol.

BACA JUGA :  Your Lie in April akan Muncul di Festival Musik Klasik Jepang

Saat di bulan nanti, backhoe dirancang dapat menangkap sinyal radio dari bumi yang akan tiba dalam jangka waktu dua detik yang berguna sebagai komando untuk melakukan operasi dan bentuknya diddesain menyesuaikan dengan kondisi permukaan bulan.

Menurut JAXA, bangunan di bulan harus dipersiapkan dengan secara detil mulai dari penggalian, pembuatan modul, dan melapisinya dengan pelindung yang kuat agar untuk melindungi manusia dari debu bulan, radiasi, ataupun jatuhnya meteor. JAXA juga bekerjasama dengan Toyota untuk menciptakan kendaraan transportasi di bulan.

Jepang memang berambisi dapat mengirim astronot ke bulan pada tahun 2030. Belakangan ini pun, wakil presiden Amerika, Mike Pence, meminta NASA untuk mendaratkan astronot kembali di bulan pada akhir tahun 2024. Sejauh ini, hanya Amerika yang pernah mendaratkan manusia di bulan.

BACA JUGA :  Efek 'Blacklist' AS, Pabrik Hardware Google 'Pergi' dari Tiongkok

Kembali ke Atas

MedForians Wajib Baca Ini!

×