Menu Tutup

Diduga Eksploitasi Anak, TikTok Resmi Diblokir di India

Diduga Eksploitasi Anak, TikTok Resmi Diblokir di India

Hai, MedForians!

Aplikasi tempat eksis ini sudah tidak bisa dipakai di India!

Sudah Tidak Tersedia

Aplikasi populer yang berisi konten short video dengan suara dubbing ini sepertinya sudah tidak dapat diakses lagi di India.

Saat ini aplikasi TikTok sudah tidak ada lagi di Play Store dan App Store untuk region India.

Dikutip dari Detik INET dan XDA Developers, langkah ini diambil oleh Apple dan Google untuk mengikuti perintah pengadilan India pada tanggal 3 April. Pengadilan tersebut menghasilkan keputusan pengajuan kepada pemerintah India untuk memblokir akses aplikasi TikTok di App Store untuk iOS dan Play Store untuk Android.

Kemudian, dalam keputusan itu juga muncul larangan kepada pihak media untuk menggunakan video yang dibuat dari aplikasi buatan ByteDance Technology tersebut.

Penyebab pemblokiran ini dikatakan karena terdapat unsur pornografi dan eksploitasi anak pada platform tersebut.

BACA JUGA :  Microsoft Konfirmasi Rencana Akuisisi TikTok

Pemblokiran ini akan menjadi pukulan telak bagi TikTok. Hal ini karena India adalah salah satu negara dengan pengguna terbesar aplikasi asal China tersebut.

Saat ini dikatakan aplikasi ini sudah diunduh sebanyak lebih dari 230 juta kali di India.

Tanggapan

Setelah ada perintah pemblokiran ini, pihak TikTok pun menanggapi keadaa ini. Mereka menyebutkan tetap percaya terhadap sistem judisial di India. Kemudian, mereka pun tetap optimis akan solusi yang bisa diterima dengan baik oleh lebih dari 120 juta pengguna aktif di India.

Sebelumnya, TikTok dalam beberapa bulan terakhir sudah mengalami investigasi oleh pengadilan India. Menurut Menteri Teknologi Informasi di negara bagian Tamil, Nadu M. Manikandan, pemblokiran ini dilakukan karena pihak regulator khawatir aplikasi milik ByteDance ini bisa menyebabkan degradasi budaya.

Populer

TikTok mulai populer semenjak platform yang sebelumnya, yaitu Vine, mulai ditinggalkan oleh kaum muda. Aplikasi yang memiliki konten “kreatif” ini kemudian melalukan merger dengan aplikasi serupa, yaitu musical.ly pada Agustus 2018 lalu.

BACA JUGA :  Apple Hapus 30 Ribu Aplikasi dari App Store di Tiongkok, Ada Apa?

Aplikasi ini juga sempat menjadi salah satu aplikasi terbaik untuk Play Store, yaitu Google Play’s Best Apps of 2018, bersamaan dengan aplikasi lain seperti PUBG Mobile.

Bagaimana, MedForians? Apakah kalian masih menggunakan aplikasi ini? Yuk berikan tanggapannya!

Kembali ke Atas

BACA JUGA

Yuk, Berkomentar!

×