Menu Tutup

Huwie Ishizaki Bawakan Lagu Tema Film Anime Ta ga Tame no Alchemist

Huwie Ishizaki Bawakan Lagu Tema Film Anime Ta ga Tame no Alchemist

Hai, MedForians!

Berita terbaru hadir dari proyek film anime Ta ga Tame no Alchemist (For Whom the Alchemist Exist). Film anime yang diadaptasi dari game smartphone tersebut telah mengumumkan lagu tema dan penutup.

Diumumkan pada Jumat (12/4) lalu, baik lagu tema maupun lagu penutup anime-nya akan dibawakan oleh penyanyi sekaligus penulis lagu Huwie Ishizaki. Lagu tema anime-nya berjudul “Namida” (“Tears”), sedangkan lagu penutupnya yakni “Ano Natsu no Hi no Mahou” (“The Magic of that Summer Day”).

Penasaran seperti apa anime-nya? Berikut cuplikan video teasernya berdurasi 30 detik:

Film Ta ga Tame no Alchemist (For Whom the Alchemist Exist) akan tayang di bioskop Jepang pada 14 Juni mendatang. Berikut jajaran seiyuu yang akan bermain di filmnya:

  • Inori Minase sebagai Kasumi Nagasaka
  • Ryota Ohsaka sebagai Edgar L. Leonhart
  • Ai Furihata
  • Natsuki Hanae
  • Kaito Ishikawa
  • Yui Horie
  • Hitomi Nabatame
  • Yūma Uchida
  • Asami Imai
  • Saori Hayami
  • Takuya Eguchi
  • Lynn
  • Jun Fukuyama
BACA JUGA :  Akhir April 2019, Penyanyi Virtual AZKi Rilis 2 Single Sekaligus

Studio Satelight yang akan menganimasikan film ini, dimana Masanori Takahashi menjadi sutradara. Toshizo Nemoto menulis skenarionya, Chikashi Kadekaru mendesain karakternya, dan Akiyoshi Yasuda mengkomposisi musiknya. Sedangkan Shoji Kawamori berposisi sebagai chief director pada proyek ini.

Kawamori sendiri sempat terlibat dalam pembuatan video pembuka game-nya. Ia memberikan pernyataan khusus terhadap film ini.

“(Film ini) tidak hanya untuk penggemar game, atau anime, atau fantasi, tetapi juga akan berkembang di dunia game dan berdiri sendiri sebagai kisahnya sendiri.”

Fuji & gumi Games merilis game ini pada Januari 2016. Game ini bergenre Tactical Role Play Game, yang berpusat pada tujuh karakter yang bertema The Seven Deadly Sins (Tujuh Dosa Besar).

Cerita dari gamenya berlatar di benua Babel, dimana Menara Babel tampak lebih besar dari tujuh negara. Perkembangan ilmu alkimia membuat penggunanya dijadikan sebagai alat perang dan membawa umat manusia pada jurang kepunahan.

BACA JUGA :  Keseruan Cosplayer Batam dalam Lomba Cosplay Pegadaian Week 2019

Untuk mencegah hal itu, tujuh negara menyepakati perdamaian dengan melarang penggunaan alkimia. Ratusan tahun sejak itu, tahun Kontinental 911, bangsa Lustrice melanggar pakta dan mengumpulkan pasukan alkimia untuk menaklukkan benua.

Sumber: Anime News Network, Crunchyroll

Kembali ke Atas

MedForians Wajib Baca Ini!

Loading...
×
.entry-content > img[data-lazy-type=image]