Menu Tutup

Vendor Pembuat Smartphone 2 Layar Asal Rusia Bangkrut

Hai, MedForians!

Berita berikut ini mengenai Vendor smartphone dua layar dari Rusia yang dinyatakan gulung tikar.

Dilansir dari Kompas Tekno (23/4), pabrikan dari smartphone YotaPhone, Yota, vendor smatphone asal Rusia ini tenyata telah gulung tikar atau bangkrut dikarenakan masalah finansial dan hutang kepada supplier mereka.

Hi-P Elektronics merupakan salah satu supplier yang dihutangi Yota, Supplier e-ink atau digital asal Singapura melaporkan bahwa vendor ponsel asal Rusia tersebut ke jalur hukum karena belum membayar utang total sebesar USD $126 juta pada tahun 2015.

Yota disebutkan menolak untuk menerima pengiriman barang yang telah disepakati. Hi-P sepakat mengambil USD $17 juta sebagai ganti rugi, tetapi kesepakatan tersebut gagal.

BACA JUGA :  Huawei Masuk "Blacklist", Warga China Boikot Ponsel iPhone

Kemudian, Yota diajukan ke pengadilan Kepulauan Cayman dan Mahkamah Agung Kepulauan Cayman menyatakan Yota bangkrut. Pengadilan saat ini telah menunjuk FTI Consulting sebagai likuidator Yota.

YotaPhone memilki desain dua layar, masing-masing di bagian muka dan punggung. Debutnya dimulai pada tahun 2012, dan hanya mengeluarkan 3 smartphone, yaitu YotaPhone, YotaPhone 2, dan YotaPhone 3, tetapi YotaPhone 2 dan 3 hanya terjual 75000 unit.

YotaPhone 2 gagal melebarkan sayap ke Amerika Serikat pada tahun 2015. Pada tahun 2016, mereka juga memutuskan untuk menarik diri dari pasar Rusia dan Eropa. Akhirnya, Yota pun menggeser fokus pasarnya ke China, tapi juga dikabarkan kurang sukses.

Meski terdengar kurang familiar, vendor ponsel asal Rusia ini pernah masuk ke pasar Indonesia di segmen premium. Tahun 2016, YotaPhone 2 dijual di Indonesia melalui distributor PT. Maxindo Telemedia Nusantara (Maxindo) dengan harga IDR 8,9 juta melalui jalur online saat itu.

BACA JUGA :  Pisah dengan Android, Huawei Kembangkan HongMeng OS

Sumber: Kompas.com, KompasTekno, GSM Arena

MedForians Wajib Baca Ini!