Menu Tutup

Vivo Apex 2019 Resmi Diperkenalkan di Jakarta

Hai, MedForians!

Tahun 2019 ini mungkin adalah zamannya ponsel tanpa tombol! Vivo telah memperkenalkan konsep bernama Vivo Apex 2019 pada 25 Januari lalu di Tiongkok. Setelah menunggu selama 3 bulan, akhirnya konsep ponsel tanpa tombol dan colokan besutan Vivo ini akhirnya masuk Indonesia.

Dilansir dari Kompas Tekno, Vivo Apex diperkenalkan kepada beberapa awak media dan penggiat gadget di Jakarta, Jumat (25/4).

Seperti rumor yang sudah beredar sebelum ini, Vivo Apex 2019 menghadirkan konsep desain smartphone tanpa tombol fisik, tanpa colokan dan bezel-less. Bahkan, tidak tersedia adanya kamera untuk swafoto di layar depan! Konsep ini disebut sebagai “super unibody”.

Istilah Super Unibody konon mengacu pada bahan kaca kompleks yang membalut tubuh sang ponsel. Meskipun beberapa fitur penting absen, namun koneksi 5G dan in-display fingerprint akan dihadirkan di Vivo Apex 2019 ini.

“Apex 2019 ini memang fokusnya lebih kepada inti dari ponsel itu sendiri, yakni ada di layar”, ungkap Yoga Samiaji, Senior Product Manager PT Vivo Mobile Indonesia.

Ia menambahkan, konsep ini sebenarnya lebih mengutamakan desain yang stylish. Meski demikian, tidak ada tombol bukan berarti ponsel tidak bisa dioperasikan. Inilah fitur tambahan yang akan muncul di ponsel yang saat ini baru sebatas konsep ini.

Untuk menggantikan fungsi tombol, Vivo menggunakan kombinasi sensor tekanan (pressure sensor) dan sentuhan kapasitif (capacitive touch) yang disebut “Touch Sense”.

Teknologi tersebut berfungsi untuk meningkatkan kemampuan sentuhan pada panel daya dan volume. Jadi sederhananya, tombol fisik digantikan panel sentuh untuk mengoperasikan kendali volume dan daya.

Untuk speaker, Vivo menanamkannya di dalam body ponsel lewat ”Bodycasting Sound Technology”. Teknologi ini menggunakan piezo electric ceramic untuk menghasilan suara dan getaran di bodi bagian belakang. Tidak hanya mentransfer suara, metode serupa juga bisa menyerap suara untuk menggantikan fungsi mikrofon.

Di sisi lain, pengisian daya baterai bisa dilakukan dengan konektor magnetik yang dipasang di punggung ponsel. Konektor yang disebut sebagai “Magport” itu juga bisa berfungsi sebagai medium transfer data.

Adapun SIM card digantikan fungsinya oleh e-SIM yang tak membutuhkan kartu fisik dan bisa disimpan di dalam bodi perangkat.

Sedangkan untuk bagian dalam, Vivo Apex 2019 mencakup chip Snapdragon 855, RAM 12 GB, media penyimpanan 512 GB, dan OS Android Pie. Ada beberapa pilihan warna yang tersedia, yakni Meteor gray, Quartz White, dan Titan Silver.


Kembali ke Atas

MedForians Wajib Baca Ini!

×