Menu Tutup

Huawei Masuk “Blacklist” Dagang AS

Hai, MedForians!

“Cekcok” antara pemerintah AS dan Huawei kembali memanas!

Masuk Daftar Hitam

Pemerintah Amerika Serikat yang dipimpin oleh Presiden Donald Trump baru saja memasukkan Huawei dalam blacklist atau daftar hitam perdagangan.

Alasan perlakuan AS terhadap Huawei ini akan menyulitkan perusahaan asal Negeri Tirai Bambu tersebut untuk berbisnis dengan perusahaan AS. 

Departemen Perdagangan Amerika Serikat mengesahkan peraturan yang menempatkan Huawei dan 68 perusahaan lainnya yang menjadi afiliasi ke dalam Entity List.

Aturan ini melarang Huawei untuk membeli peralatan dan komponen dari perusahaan AS tanpa persetujuan dari pemerintah.

Secara teori, Huawei memang masih dapat membeli peralatan dari perusahaan asal Amerika Serikat. Namun prosesnya nanti akan jauh dipersulit daripada sebelumnya.

Respons Balik

Huawei pun langsung merespons kebijakan ini. Mereka mengatakan dilarangnya Huawei menggunakan produk dari pemasok AS akan memberi dampak ekonomi yang negatif kepada perusahaan dan puluhan ribu pekerja di AS. 

Dilansir dari Reuters melalui detikINET, “Huawei akan mencari solusi secepatnya dan menemukan penyelesaian untuk masalah ini.”

Pemerintah China pun berusaha untuk menjaga kepentingan Huawei di AS. Juru bicara Kementerian Perdagangan China, Gao Feng mengatakan pelarangan ini akan merusak hubungan kedua negara. 

“China akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk secara tegas melindungi hak sah perusahaan China,” ungkap Gao.

Semakin Banyak Larangan

Penetapan larangan ini hanya satu dari dua serangan terbaru pemerintah AS kepada Huawei.

Sehari sebelumnya, Presiden Trump mengesahkan perintah eksekutif yang menyatakan darurat nasional dan melarang perusahaan AS untuk menggunakan peralatan telekomunikasi buatan perusahaan yang mengancam keamanan nasional. 

Pemerintah AS sendiri percaya bahwa ponsel dan peralatan telekomunikasi buatan Huawei dimanfaatkan pemerintah China untuk memata-matai penduduk AS.

Huawei telah berulang kali mengelak tuduhan tersebut dan mengatakan mereka tidak memiliki hubungan dengan pemerintah China.

Bagaimana, MedForians? Yuk berikan tanggapannya!

Kembali ke Atas

MedForians Wajib Baca Ini!

×