Menu Tutup

Wiranto: Pembatasan Media Sosial Berlaku Hingga 25 Mei 2019

Hai, MedForians!

Pemerintah mengumumkan informasi rentang waktu kebijakan pembatasan media sosial di Indonesia.

Berlangsung Selama Tiga Hari

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto menyatakan gangguan media sosial akan berlangsung selama tiga hari. 

“Kami sesalkan ini dilakukan, tapi ini kami ajak untuk mengamankan negeri yang kita cintai. Kita harus berkorban dua sampai tiga hari tidak bisa kirim gambar, tidak apa-apa. Teks masih bisa,” jelas Wiranto dalam konferensi pers yang dilansir dari CNN Indonesia di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (22/5).

Hal ini diungkap terkait keluhan pengguna media sosial yang kesulitan mengakses Instagram, WhatsApp, hingga Twitter. 

Kemudian, menurut Menkominfo Rudiantara, gangguan media sosial ini dilakukan bertahap dan sementara. Akibatnya, pengguna akan kesuliutan ketika mengunduh atau mengunggah foto dan video karena aksesnya melambat.

BACA JUGA :  Mendag Masih Perbolehkan Ponsel BM Dijual hingga April 2020

Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran hoaks lewat media sosial. Sebab, penyebaran video dan foto ini punya pengaruh psikologis yang sangat besar bagi penerimanya.

Pembatasan

Pada siang hari ini (22/05), pemerintah Indonesia memutuskan untuk membatasi penggunaan media sosial secara nasional.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengatakan beberapa fitur di media sosial dan messaging system akan dibatasi hari ini, Rabu (22/5/2019), khususnya fitur yang berkaitan dengan foto dan video.

“Pembatasan fitur-fitur media sosial, tidak semuanya, dan messaging system,” jelas Rudiantara dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu siang.

BACA JUGA :  Gojek Bakal Hadirkan Konten Anime dan Jejepangan di Indonesia

Saat ini, media sosial yang terdampak menurut pantauan Media Formasi adalah Facebook, LINE, WhatsApp, dan Instagram.

Walaupun begitu, masyarakat masih dapat menggunakan media sosial, namun hanya sekadar chatting atau kiriman berbasis text.

Bagaimana, MedForians? Yuk berikan tanggapannya!

Kembali ke Atas

MedForians Wajib Baca Ini!

×