Menu Tutup

“Lorem Ipsum” Harian Kompas yang Menghebohkan Internet

Hai MedForians!

Ada hal yang tidak biasa di harian Kompas edisi 10 Juli 2019, pasalnya di bagian muka harian Kompas hari ini, ada bagian yang membuat pembacanya mengunggah hal itu ke media sosial dan menjadi Viral.

Jika kalian melihat di pojok kanan atas halaman utama Harian Kompas edisi 10 Juli 2019 itu, ada satu hal yang mungkin bagi sebagian desainer web atau desainer grafis memahaminya. Ya, di bagian yang ada gambar petenis Roger Federer, nampak ada tulisan lorem ipsum yang seharusnya tertulis “Big Three” Istimewa – Djokovic, Federer, dan Nadal kembali terlihat istimewa di Wimbledon. Sontak, hal itu menjadi viral di media sosial, termasuk di Twitter.

Tweet permintaan maaf Harian Kompas atas kesalahan yang terjadi pada halaman muka Harian Kompas edisi 10 Juli 2019.

Sekilas soal Lorem Ipsum

Menurut Wikipedia, Lorem ipsum, atau ringkasnya lipsum, adalah teks standar yang ditempatkan untuk mendemostrasikan elemen grafis atau presentasi visual seperti font, tipografi, dan tata letak. Maksud penggunaan lipsum adalah agar pengamat tidak terlalu berkonsentrasi kepada arti harfiah per kalimat, melainkan lebih kepada elemen desain dari teks yang dipresentasi.

BACA JUGA :  Kolaborasi Sunrise x Hino Motors Ciptakan Iklan Anime Bertema Masa Depan

Contoh teks lorem ipsum yang lazim digunakan adalah:

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

Dalam bahasa Indonesia, kalimat di atas diterjemahkan:

“Demikian pula, tidak adakah orang yang mencintai atau mengejar atau ingin mengalami penderitaan, bukan semata-mata karena penderitaan itu sendiri, tetapi karena sesekali terjadi keadaan di mana susah-payah dan penderitaan dapat memberikan kepadanya kesenangan yang besar. Sebagai contoh sederhana, siapakah di antara kita yang pernah melakukan pekerjaan fisik yang berat, selain untuk memperoleh manfaat daripadanya? Tetapi siapakah yang berhak untuk mencari kesalahan pada diri orang yang memilih untuk menikmati kesenangan yang tidak menimbulkan akibat-akibat yang mengganggu, atau orang yang menghindari penderitaan yang tidak menghasilkan kesenangan?”

BACA JUGA :  Logo Calibra Diduga Plagiat, Facebook Digugat

Strategi Marketing Dibaliknya?

Setelah mengetahui ada kesalahan pada halaman muka Harian Kompas itu, Harian Kompas pun langsung memperbaiki beranda pada edisi e-paper yang bisa di akses melalui situs e-paper Kompas serta melalui aplikasi resmi dari Kompas.

Bahkan, sebagai bentuk permohonan maaf terhadap ketidaknyamanan itu, Kompas memberikan diskon 30 persen untuk semua item yang ada di Gerai Kompas (kecuali produk Kompas Cetak dan produk kulit) khusus untuk hari ini.

Hai ini bisa jadi merupakan salah satu bentuk promosi terselubung, dimana Harian Kompas memanfaatkan kesempatan viralnya hal ini untuk meningkatkan penjualan produk dari Harian Kompas, khususnya melalui cara daring/online. Namun ini belum dapat dipastikan. Mari kita berbaik sangka.

Bagaimana menurutmu? Bagikan pendapatmu di kolom komentar.

Kembali ke Atas

MedForians Wajib Baca Ini!

×