Menu Tutup

Huawei Klaim HarmonyOS Tidak Gantikan Android

Hai, MedForians!

Kabar terbaru hadir seputar Huawei. Vendor ponsel asal China itu memberikan klaim bahwa HarmonyOS tidak akan menjadi pengganti dari Android.

Dilansir dari Kompas Tekno dan detikINET, Selasa (28/8), Huawei sekaligus memberikan bantahan terkait rumor itu dalam sebuah sesi temu media yang digelar di Jakarta.

“HarmonyOS bukanlah alternatif atau pengganti Android. HarmonyOS dibuat untuk menghubungkan ekosistem secara mulus,” ujar James Lu, Senior Manager EMUI Product Marketing Huawei.

Huawei beralasan bahwa Android merupakan sistem operasi yang sudah matang untuk smartphone dan tablet. Android juga lebih fleksibel, sehingga vendor lain bisa memadukannya dengan OS bikinan sendiri, seperti EMUI.

“Menurut kami Android punya ekosistem yang sangat baik. Jadi user tetap bisa menggunakan aplikasi yang disukainya,” kata James.

James tidak menyebutkan kapan HarmonyOS akan siap diaplikasikan untuk smartphone, dan hanya menyatakan bahwa OS bikinan Huawei itu akan siap di masa yang akan datang.

BACA JUGA :  Facebook Larang Pembuat Konten Mobile Legends Menghadiri Turnamen M1

“HarmonyOS akan siap digunakan untuk smartphone apabila kami tidak bisa menggunakan Android lagi,” lanjutnya.

James Lu (sumber: Tek.id)

James memberi penjelasan bahwa sesuai namanya, HarmonyOS adalah sistem operasi masa depan yang menghubungkan perangkat satu sama lain, seperti wearable device, smartphone, SmartTV, speaker dan sebagainya bisa saling terkoneksi dengan satu sistem operasi.

Meski banyak smartphone dan tablet masih bertahan dengan Android, namun James mengatakan perangkat tersebut tetap akan bisa terhubung dengan perangkat lain berbasis HarmonyOS.

“EMUI (antar muka ponsel Huawei) adalah sistem operasi yang bisa dikustomisasi dengan basis Android. Ada beberapa karakter EMUI dan HarmonyOS yang sama, karena kita membangun teknologi ini sendiri,” jelasnya.

Karakteristik yang dimaksud James adalah deterministic latency engine, formal verification TEE microkernel, dan Multi Device Integrated Develpement Environment (IDE).

Karakteristik terakhir memungkinkan aplikasi dikembangkan dengan satu proses, lalu dapat digunakan untuk beberapa perangkat. Salah satu contoh adalah implementasi HarmonyOS ke dalam SmartTV yang baru saja dirilis Huawei di China beberapa waktu lalu. Selain SmartTV, Huawei merencanakan akan menjajal smartwatch dengan HarmonyOS.

BACA JUGA :  YouTube Bantah Kabar Penghapusan Akun Yang Tak Hasilkan Uang

“Sesuai dengan roadmap kami, tidak akan ada perangkat smartphone atau tablet yang menggunakan HarmonyOS. Melainkan tahun depan, akan ada smartwatch yang akan menggunakan OS tersebut, yang akan dijual secara global. Untuk Smart TV, masih belum akan dijual secara global,” pungkasnya.

Kembali ke Atas

MedForians Wajib Baca Ini!

×