Menu Tutup

Sempat Down, Pihak OVO Meminta Maaf

Hai, MedForians!

Berita terbaru hadir dari layanan pembayaran dan transaksi online Ovo. Pengguna sempat mengeluhkan gangguan dalam menggunakan layanan tersebut.

Dilansir dari Kompas Tekno, Senin (12/8), Sejumlah pengguna mengeluhkan dompet digital tersebut mengalami error di jejaring sosial Twitter.

Sebagian pengguna mengaku tidak bisa login. Ada pula yang tidak bisa melakukan transaksi topup mereka setelah menunggu beberapa lama, padahal saldo di rekening bank mereka telah terpotong.

Sebagian lainnya mengaku tidak bisa melakukan pemesanan ride sharing Grab dengan menggunakan metode pembayaran Ovo.

Pihak Ovo sendiri melalui akun Instagram resminya telah mengonfirmasi bahwa saat ini sedang terjadi gangguan. Pihak Ovo juga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

BACA JUGA :  WhatsApp Berencana Luncurkan Dompet Digitalnya di Indonesia

“Mohon maaf atas gangguan bertransaksi dengan OVO di OVO, Grab, dan Tokopedia. Jangan khawatir, saat ini tim terbaik kami sedang berusaha memperbaikinya,” tulis pernyataan resmi pihak OVO via akun Instagram.

“Kami akan segera menginformasikan saat OVO sudah dapat digunakan kembali,” tambah Ovo.

Berdasarkan pantauan redaksi, layanan OVO ini baru bisa mengantisipasi masalah ini pukul 12.46 WIB ketika redaksi hendak melakukan topup melalui salah satu bank swasta. Penulis sempat beberapa kali mengalami gagal top up sejak pukul 10.30 WIB. Belum diketahui apakah pengguna lain masih mengalami gangguan layanan atau tidak.

BACA JUGA :  Standar QR Code di Indonesia Diluncurkan

Hingga akhir tahun lalu, OVO memiliki 115 juta pengguna lebih. Perusahaan teknologi finansial (fintech) ini memiliki lebih dari 500 ribu mitra, dan digunakan untuk layanan transportasi Grab.

Kembali ke Atas

MedForians Wajib Baca Ini!

×