Menu Tutup

[Review] Code Geass: Lelouch of the Re;surrection, Kisah Penutup Alternatif yang Apik

Hai, MedForians!

Pada ulasan film kali ini, redaksi akan menghadirkan kembalinya Lelouch sebagai Zero asli di film Code Geass: Lelouch of the Re;surrection. Film yang juga menjadi penutup dari seri Code Geass itu tentu saja memberikan kenangan nostalgia tersendiri bagi fansnya.

Hanya saja, ada kelebihan dan kekurangan mendasar dari film Code Geass: Lelouch of the Re;surrection. Bagi para penggemar yang ingin membaca ulasan ini, harap untuk menonton film rekap trilogi Code Geass: Lelouch of the Rebellion dikarenakan film terakhir ini menjadi sekuel dari trilogi film rekap dan ending alternatif dari versi seri TV-nya.

Berikut redaksi sertakan daftar judul film trilogi Code Geass sebelumnya:

Code Geass: Lelouch of the Rebellion I – Initiation- (Code Geass – Hangyaku no Lelouch – Kōdō), tayang Oktober 2017.

Code Geass: Lelouch of the Rebellion II – Transgression- (Code Geass – Hangyaku no Lelouch – Handō), tayang Februari 2018.

Code Geass: Lelouch of the Rebellion III – Glorification- (Code Geass – Hangyaku no Lelouch – Ōdō), tayang Mei 2018.

[Spoiler Detected]

Film Code Geass: Lelouch of the Re;surrection diawali oleh tertangkapnya Nunnally dan Zero (yang diperankan oleh Suzaku) oleh para pemberontak dari sebuah negara padang pasir. Para pemberontak sendiri diketahui berasal dari pasukan Zilkistan.

Dalam film Code Geass: Lelouch of the Re;surrection, Lelouch awalnya diceritakan masih kehilangan kesadaran dan Geass akibat jiwanya masih terjebak di dunia paralel C. Ia dan C.C. berusaha mencari kuil gerbang menuju dunia C. Nantinya, mereka bereuni dengan Kallen dkk. dikarenakan pengepungan oleh pasukan Zilkstan yang memiliki kemampuan Geass. Sebuah kebetulan jika C.C., Lelouch, dan Kallen bakal menemukan Suzaku yang tertangkap di sebuah penjara sekaligus kuil bawah tanah, tempat gerbang dunia C berada.

BACA JUGA :  Kostum Geiz Majesty dan Another Diend Telah Terungkap

C.C. sendiri akhirnya bisa mengembalikan kesadaran Lelouch, dan membuat Lelouch kembali bisa menggunakan kemampuan geass untuk mengendalikan pasukan di penjara Zilkstan dan mengadu domba tentara Zilkstan sendiri. Kemudian, Lelouch bersandiwara sebagai Zero, menggantikan Suzaku untuk menyelamatkan Nunnally, adik dari Lelouch.

Perjuangan mereka belumlah usai, karena mereka harus adu taktik dan strategi dengan pemimpin dari Zilkstan, Shamna yang memiliki geass sejenis kekuatan meramal dan Shario, saudara muda Shamna yang juga raja Zilkstan.

Salah satu nilai positif yang bisa didapat dari film ini adalah perubahan besar dari masing-masing karakter utama. Lelouch yang memiliki ego besar dan mau mengorbankan pasukannya macam pion catur, mau bekerja sama dengan saudarinya yang juga eks Kerajaan Britannia, dan menggabungkan sisa-sisa kekuatan Black Knights untuk menyelamatkan Nunnally. Bahkan dalam pertempuran, Lelouch memberikan peringatan kepada anggotanya agar tidak boleh mati dalam pertempuran. Lelouch digambarkan sempat mengalami frustrasi dalam pertempuran karena kemampuan geass musuh yang tak dapat ia ketahui. Namun pada akhirnya, C.C. ikut membantu dan menguatkan sang Zero asli.

Selain Lelouch, sifat C.C. yang sama-sama egois juga ikut berubah drastis sejak merawat Lelouch yang “lumpuh” dan kembali bertempur bersama Lelouch. Kallen yang memiliki sifat keras, bahkan bisa terharu dan sempat menangis dengan kondisi awal Lelouch.

BACA JUGA :  Anime Pokèmon Terbaru Hadirkan Duo Ayah-Anak

Ada perubahan besar juga dimana dalam film ini, orang yang mencintai Lelouch sewaktu di seri anime-nya, Shirley ternyata masih hidup. Masih hidupnya Shirley mengikuti kisah film rekap triloginya. Meski hanya sebagai figuran, tentu ini sangat berbeda jauh ketika dalam serinya, ia diceritakan mati dibunuh Lelouch.

Selain dari alur cerita yang berakhir bahagia, alunan musik yang mengiringi setiap cerita membantu membawa emosi. Ditambah setiap pertarungan robot yang benar-benar digarap serius, dan membawa tensi panas antara Suzaku dan Shario ataupun pertarungan adu taktik strategi antara Lelouch dan C.C. melawan Shamna, membuat film ini sangat layak ditonton.

Satu-satunya plot hole minor yang sedikit kurang dijelaskan adalah dunia C tempat kesadaran Lelouch terjebak. Meski ada sedikit plot hole, setidaknya film ini sangat layak untuk disebut sebagai penutup cerita seri Code Geass yang manis.

Kembali ke Atas

MedForians Wajib Baca Ini!

×