Dengan Dana Donasi, Kyoto Animation Santuni Para Korban Insiden Serangan

Pop Kultur Okt 04, 2019

Hai, MedForians!

Sudah dua setengah bulan berlalu sejak serangan mengerikan di Kyoto Animation yang terjadi pada 18 Juli 2019, serta menewaskan 35 karyawan studio dan melukai 34 lainnya, beberapa dilaporkan masih di rumah sakit, tetapi dalam perjalanan menuju pemulihan.

Dilansir dari Crunchyroll dan Sora News 24, Jumat (4/10), akibat serangan tersebut, banyak curahan dukungan untuk studio tercinta Kyoto Animation datang dari fans ataupun warganet seluruh dunia dengan memberi sumbangan. Hingga 13 September 2019, lebih dari 1 Milyar yen (atau tepatnya 3,1 miliar yen, sekitar US $ 28,8 juta) disumbangkan ke studio.

Sumbangan ke studio sendiri juga mendapat dukungan dari pemerintah untuk meringankan beban pajak dari sejumlah besar uang yang masuk ke Kyoto Animation sebagai sebuah perusahaan, dan membuat semua sumbangan dapat dikurangkan dari pajak untuk individu dan perusahaan. Sumbangan tersebut telah memulai proses dipindahkan ke rekening pemerintah untuk dibagikan bebas pajak.

Pada saat akun donasi dibuat, Kyoto Animation belum menentukan secara pasti bagaimana dana akan digunakan, tetapi tampaknya perusahaan sekarang telah mencapai keputusan.

Dalam sebuah cuitan dari Shinichi Isa, kepala Komite Keuangan Dewan Perwakilan Rakyat sekaligus anggota majelis rendah National Diet menuturkan bahwa tidak ada dana sumbangan dari seluruh dunia akan pergi ke Kyoto Animation untuk memulihkan operasi bisnisnya. Sebagai gantinya, Politisi tersebut mengumumkan bahwa Kyoto Animation akan menggunakan sumbangan demi korban serangan tersebut.

“Sebagai sebuah perusahaan, kami (Animasi Kyoto) akan berdiri sendiri tanpa menerima dukungan keuangan eksternal manapun, termasuk dana yang berasal dari lembaga pemerintah. Uang itu akan sepenuhnya digunakan untuk keluarga dari korban yang meninggal, orang-orang yang terluka dalam serangan itu, dan siapa pun yang terkena dampak tragedi yang mengerikan,” tulis Shunichi Isa dalam cuitannya.

Cuitan dari Isa, meski belum diumumkan secara resmi melalui situs web Kyoto Animation, disambut dengan dukungan luar biasa dari pengguna Twitter lain. Berbagai reaksi muncul dari warganet:

“Aku tidak akan mengharapkan sesuatu yang kurang dari Animasi Kyoto.”
“Mereka adalah perusahaan yang selalu mengutamakan karyawan.”
“Saya memberi banyak sumbangan, dan saya bersyukur mereka menggunakan uang dengan cara ini.”
“Kyoto Animation sangat keren untuk mencapai resolusi ini.”
“Mereka menunjukkan seberapa kuat perusahaan yang sebenarnya.”

Isa juga membuat cuitan bahwa Animation Kyoto akan mengadakan memorial services, dimana penggemar dapat menghadirinya pada 3 dan 4 November mendatang di pusat konferensi Kyoto Miyako Messe, dengan rincian lebih lanjut akan datang dalam waktu dekat.

Perusahaan juga mencatat nama semua korban pembakaran dalam kredit untuk fitur film Violet Evergarden baru-baru ini, tahap pertama dari “serangan balik utama” perusahaan untuk terus menghasilkan karya seni yang penuh gairah.

Sumbangan dari Mangaka A Silent Voice

Dalam berita lain, Majalah Weekly Shonen dan Animate milik Kondansha telah bekerja sama untuk menjual gambar manga A Silent Voice eksklusif oleh pencipta manga, Yoshitoki Oima. Cetakan akan mulai dijual di toko-toko Animate di seluruh Jepang seharga 500 yen pada 11 Oktober hingga 28 Oktober (atau sampai persediaan habis), dengan hasil dari penjualan akan diberikan kepada para korban insiden pembakaran.

Oima, yang karyanya diadaptasi menjadi sebuah film oleh Kyoto Animation, mengatakan bahwa ia memiliki banyak teman di studio yang ia kenal selama produksi film. Oima bergabung dengan staf produksi untuk merayakan ulang tahun sutradara film, Naoka Yamada, dan menggambarkan suasana studio yang “nyaman.”

Tag

Vicio Rizky

Hanya seorang mahasiswa wibu yang menyukai game, manga, anime.

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.