Menu Tutup

Waspadalah! Virus ‘Joker’ Kembali Menginfeksi 24 Aplikasi Android

Pengguna ponsel Android di Indonesia harus berhati-hati. Hal ini dikarenakan perusahaan riset keamanan siber asal Kanada, Canadian Security Intelligence Sevice (CSIS) kembali mendeteksi 24 aplikasi yang terinfeksi virus malware benama  ‘Joker’. Virus ini mencuri data berupa pesan sms, daftar kontak, dan informasi perangkat yang dipakai pengguna Android.

Dilansir melalui CNN Indonesia, Senin (7/10), 24 aplikasi itu sudah diunduh lebih dari 472.000 kali oleh pengguna Android. Virus malware joker hanya menyasar pengguna Android di negara tertentu.

Analis CSIS, Aleksejs Kuprins mengatakan virus joker diketahui hanya menyerang ponsel yang menggunakan kartu SIM dari 37 negara, termasuk Indonesia. Negara lain yang juga menjadi target virus joker yakni Australia, Austria, Belgia, Brasil, China, Ghana, Honduras, India, Irlandia, Italia, Jerman, Kuwait, Malaysia, Myanmar, Mesir, Prancis, Siprus, Yunani, Belanda, Norwegia, Polandia, Portugal, Qatar, Argentina, Serbia, Singapura, Slovenia, Spanyol, Swedia, Swiss, Thailand, Turki, Ukraina, Uni Emirat Arab, Inggris, hingga Amerika Serikat.

“Beberapa komentar kode bot ditulis dalam bahasa China, yang bisa menjadi petunjuk dalam hal atribusi geografis,” tulis Kuprins dikutip dari tulisannya pada situs Medium.

BACA JUGA :  Makin Kencang! AMD Luncurkan RX 5500 dan RX 5500M

Ia menjelaskan virus Joker secara diam-diam terhubung dengan situs iklan untuk menghasilkan klik palsu yang bisa merugikan pengguna Android. Nantinya, perangkat korban akan terhubung dengan layanan premium.

Kembali hapus 24 aplikasi

Di sisi lain, Google diketahui kembali melakukan penghapusan sebanyak 24 aplikasi secara bertahap yang terinfeksi virus Joker. Untuk pengguna yang telah membeli dan mengunduh aplikasi dihimbau agar segera menghapusnya peredarannya di Play store.

Dikutip dari New York Post, berikut daftar aplikasi yang terinfeksi virus Joker:
– Adcvocate wallpaper
– Age Face
– Altar Message
– Antivirus Security -Security Scan
– Beach Camera
– Board picture editing
– Certain Wallpaper
– Climate SMS
– Collate Face Scanner
– Cute Camera
– Dazzle Wallpaper
– Declare Message
– Display Camera
– Great VPN
– Humour Camera
– Ignite Clean
– Leaf Face Scanner
– Mini Camera
– Print Plant scan
– Rapid Face Scanner
– Reward Clean
– Ruddy SMS
– Soby Camera
– Spark Wallpaper

Awal mula virus Joker

Virus malware Joker sendiri bisa dibilang merupakan jenis virus terbaru, dimana virus ini baru hadir sekitar September lalu. Sebagaimana dikutip dari Kompas Tekno sebelumnya, belum diketahui siapa dalang di balik virus Joker ini. Akan tetapi, jika dilihat dari kode bot, komentar, komando, dan server kontrol, transkripnya ditulis dalam bahasa Mandarin.

BACA JUGA :  Android 10 Baru Rilis, Google Siapkan Android 11

Nama “Joker” sendiri berasal dari salah satu server pengendali (C&C) sang malware. Untuk mengantisipasinya, Google secara bertahap mulai menghapus sejumlah aplikasi yang terinfeksi virus tersebut. Diprediksi masih banyak aplikasi yang terinfeksi virus ini dan belum ditemukan oleh Google.

Kembali ke Atas

MedForians Wajib Baca Ini!

×