Docomo Jepang Targetkan 6G Tersedia di Tahun 2030

Teknologi Jan 28, 2020

Media Formasi – Jepang, negara maju Asia yang dalam beberapa aspek melampaui seluruh dunia dalam perkembangannya.

Kali ini berita futuristik muncul dari sektor teknologi, lebih tepatnya teknologi jaringan. Salah satu perusahaan Jepang, yaitu NTT Docomo Inc., menargetkan untuk implementasi teknologi 6G di Jepang pada tahun 2030.

Pandangan Docomo terkait dengan teknologi 6G tertuang dalam white paper outlining yang baru saja diterbitkan. Mereka mencatat, sistem komunikasi seluler biasanya berkembang menjadi generasi berikutnya selama sekitar 10 tahun.

Dilansir dari Japan Times dan iNews, laporan mengungkapkan pembahasan mengenai technical concept dan kasus penggunaan beragam yang diharapkan dari teknologi komunikasi 5G dan 6G. Komponen-komponen teknologi dan target kinerja juga dibahas dalam laporan tersebut.

Docomo, yang memulai penelitian 5G pada 2010 menyatakan pihaknya akan mempromosikan kerja sama antara pemerintah, industri, dan akademisi, bersama dengan para pemangku kepentingan yang beragam.

Operator seluler Jepang ini akan terus meneliti dan mengembangkan teknologinya agar memungkinkan evolusi lebih lanjut dari komunikasi seluler. Area fokus termasuk merintis pita frekuensi baru dan mengembangkan energi yang sangat rendah serta komunikasi yang murah.

Pernyataan Jepang sebelumnya juga merinci Negari Sakura itu akan menginvestasikan dana senilai 2.03 miliar dolar AS dalam penelitian dan pengembangan 6G. Teknologi penerus 5G diharapkan memberikan kecepatan 10 kali lebih kencang.

5G Sudah Depan Mata, 6G Mengintai dari Jauh

Sementara itu, saat ini sebagian besar negara masih dalam fase pengembangan hingga implementasi terbatas terhadap teknologi jaringan 5G. China adalah salah satu negara yang sudah mulai mencoba 5G.

Indonesia saat ini juga masih dalam fase pengembangan dan belum mengimplementasikan teknologi ini setidaknya untuk beberapa waktu yang akan datang. Kabar baiknya adalah 5G kemungkinan sudah dapat mulai diuji coba pada tahun ini.

Dalam segi perangkat keras, baru ada beberapa chip yang dapat mendukung teknologi tersebut. Contohnya adalah Qualcomm Snapdragon 785 dan Snapdragon 865 yang baru dirilis pada akhir tahun 2019.

Perkembangan jaringan yang sangat pesat ini akan mendorong perkembangan teknologi di sektor lain untuk mengejar ketertinggalan.

Lagipula, 6G masih cukup jauh, yaitu sekitar 10 tahun. Itu juga belum menjamin ketersediaan 100% atau jangkauan yang luas.

Tag

Yehezkiel Frederik

Photography, Technology and Videography Enthusiast

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.