Menu Tutup

[#REPLIKA] Nonton Anime Legal Kini Bisa Via Aplikasi dan Web Dens.TV!

Setelah rubrik REPLIKA cukup lama tidak hadir, kali ini MedForSquad mempersembahkan sebuah artikel khusus yang tak jauh-jauh dari aplikasi streaming. Tentu saja, mengingat penulis sebelumnya telah membahas streaming anime via aplikasi legal macam Genflix – Sushiroll dan Vision+, kali ini ada aplikasi yang cukup lama hadir dan baru trending bernama dens.tv.

Berdasarkan penjelasan singkat dari Jurnal Otaku Indonesia, Dens.TV merupakan salah satu penyedia jasa akses IPTV dan OTT di Indonesia yang dibuat oleh PT Digdaya Duta Digital. Dens.TV diketahui sedang menayangkan Animax dan Aniplus secara gratis mulai dari 24 Maret 2020, hingga 30 April 2020.

Tidak hanya Aniplus dan Animax, mereka membuka semua akses konten Premium, baik itu Channel Premium ataupun VOD Premium yang mereka punya sebagai dukungan di masa social distancing dan work from home yang sedang terjadi.

Kali ini, penulis mencoba untuk menjajal menonton anime baik melalui aplikasi Dens.tv (yang dapat digunakan di Android ataupun iOS) serta webnya. Dalam ulasan ini, penulis menggunakan smartphone dan koneksi WiFi.

Dari segi streaming channel Animax dan Aniplus, MedForSquad rasa sejauh ini tidak terlalu banyak kekurangan dari Dens.tv. Selain cukup lancar saat streaming baik melalui website ataupun aplikasi Dens.tv. MedForians juga bisa menonton ulang episode anime di Animax dan Aniplus. Untuk tampilan web dan aplikasi yang menggunakan warna gelap sangat cocok bagi pengguna Android versi Dark Mode.

Tampilan Aniplus di web Dens.tv

Banyak konten Anime ternama

Dalam daftar Video on Demand, diketahui bahwa pihak Dens.TV bekerja sama dengan Aniplus menyajikan sejumlah anime seri ternama yang dikenal oleh otaku anime, game dan manga. Beberapa contoh seperti anime idol macam Love Live! dan Wake, Up Girls, anime Mecha seperti Sidonia Kishi, anime moefikasi kapal Lantai Collection, anime moefikasi “kebun binatang” Kemono Friends (2 musim) ataupun Erased.

Pembagian konten seri anime ini dibedakan jadi dua, yakni Aniplus on Demand dan Aniplus on Demand Premium, sehingga fans tinggal pilih dari kedua channel itu. Atau jika MedForians masuk ke dalam menu Home, kalian bisa masuk melalui Anime Series.

Hanya saja, penulis berharap agar konten anime yang memiliki musim sebelum ataupun sekuel bisa ikut ditambahkan.

BACA JUGA :  Microsoft Berhenti Pasang Iklan di Facebook dan Instagram

Sebagai tambahan, pengguna bisa mengambil screenshot gambar saat memutar videonya. Hal yang sangat jarang terjadi di sejumlah aplikasi streaming video lain.

Subtitle-nya berbeda-beda

Hal yang sebenarnya cukup aneh, mengingat jika sudah bekerja sama dengan Aniplus semestinya subtitle masing-masing anime bisa saja serempak Bahasa Indonesia ataupun Inggris. Akan tetapi, di aplikasi ataupun web Dens.tv, ada beberapa anime yang bersubtitle Bahasa Indonesia, atau Inggris. Lebih gregetnya adalah jika ternyata anime yang ingin ditonton tak ada subtitle.

Anime yang diketahui ada sub Indonesia adalah Kemono Friends 2 musim, Kantai Collection, Sidonia Kishi. Untuk versi Subtitle Bahasa Inggris seperti Love Live!, sedangkan yang tidak ada terjemahan seperti Erased, Diabolik Lovers, dan Wake, Up Girls Next Chapter.

Adanya terjemahan baik Bahasa Inggris ataupun Indonesia sebaiknya perlu dimasukkan ke dalam video, sehingga bisa memilih. Atau jika mau konsisten ya tinggal memasukkan Bahasa Indonesia saja.

Nonton anime Erased tanpa subtitle, greget banget!

Ada jeda beberapa detik untuk memproses serta tampilan kadang “blank” di aplikasi

Jeda beberapa detik ini terjadi ketika hendak klik view all pada Aniplus on Demand ataupun yang versi Premium. Jeda ini bagi pengguna WiFi mungkin tidak seberapa. Tapi, jika menggunakan paket internet dan koneksi yang tak terlalu stabil mungkin ini bisa menjadi masalah.

Selain itu, ketika hendak mencoba untuk “back” dari episode anime yang telah ditonton untuk kembali memilih, tampilan daftarnya tiba-tiba kosong atau “Blank” sehingga perlu kembali lagi ke Video on Demand untuk memulai dari awal.

Adanya jeda ataupun blank ini tentu saja sedikit menjengkelkan, mengingat aplikasi sejumlah pesaing yang pernah digunakan penulis tidak mengalami hal ini, dan bisa lebih cepat serta responsif.

Error lain terjadi semisal pengguna hendak berpindah ke aplikasi lain, ternyata episode yang sedang ditonton di aplikasi Dens.tv justru menampilkan “null” sehingga mau tidak mau, pengguna harus mengulangi lagi nonton dari awal (dan harus mengingat sudah sampai mana nontonnya). Hal ini tentu saja tak ditemui di versi website.

BACA JUGA :  Grand Opening Theme Park Nintendo Ditunda Tanpa Batas Waktu yang Ditentukan
Harap sabar sambil mengelus dada sendiri
blank yang dimaksud

Thumbnail tidak HD di Aplikasi

Thumbnail tidak HD muncul saat menekan tombol view all untuk menelusuri seluruh konten anime yang ada. Thumbnailnya seolah menjadi kecil, resolusi pecah dan sedikit buram. Hal ini tentu saja sangat mengecewakan. (Contoh sudah terlampirkan di bagian konten anime ternama).

Hanya saja, kasus tersebut tidak ditemui di versi website-nya.

Penutup

Dens.tv di mata MedForSquad sebenarnya sudah cukup mumpuni untuk bisa bersaing sekelas Netflix, iFlix, ataupun Genflix. Sebenarnya selain anime, aplikasi ini punya banyak channel tv yang bisa diakses secara streaming ataupun konten film hollywood dan K-Drama yang bisa dinikmati.

Hanya saja, bagi yang ingin menggunakan via aplikasi di smartphone hendaknya sedikit berpikir dua kali. MedForSquad memiliki harapan dan ekspetasi besar terhadap aplikasi dens.tv agar ke depan bisa memperbaiki penampilan sehingga bisa cepat dan responsif.

Penulis juga belum membuat akun versi premium dari Dens.tv yang dibanderol seharga Rp 35.000, sehingga masih menikmati versi lite yang gratis.

Akan tetapi, jika misal sudah berlangganan premium namun kekurangan yang telah disebut sebelumnya tidak diperbaiki, bisa saja pengguna bakal berpindah hati ke pesaing lain.

Hal lain yang belum membuat penulis benar-benar pindah ke premium adalah rating di Google PlayStore yang cukup rendah (3.5) dan update terakhir pada 28 November 2019. Berbeda jauh dengan perusahaan lain yang rata-rata sudah mengalami update per bulan Maret hingga awal April ini.

Tapi, jika MedForians masih ingin menjajal dens.tv, alangkah baiknya jika kalian bisa mencobanya melalui website resminya.

Kembali ke Atas

BACA JUGA

×