Menu Tutup

PlayStation Tangguhkan Iklan di Facebook dan Instagram Hingga Akhir Juli

Gelombang protes terhadap Facebook yang dinilai buruk dalam penanganan hate speech dan konten kebencian lainnya terus melebar.

Kini, PlayStation berhenti menayangkan iklan di Facebook dan Instagram sebagai bagian dari bentuk protes tersebut.

“Untuk mendukung kampanye #StopHateForProfit, kami telah menangguhkan aktivitas Facebook dan Instagram kami secara global, termasuk iklan dan konten tidak berbayar hingga akhir Juli.” pernyataan resmi PlayStation.

Dilansir dari iNews.id, gerakan boikot #StopHateForProfit sekarang telah memiliki lebih dari 300 peserta dan organisasinya juga menyerukan ekspansi internasional.

Seorang VP Facebook dilaporkan mengatakan kepada pengiklan bahwa perusahaan tidak melakukan perubahan kebijakan akibat tekanan pendapatan. Meskipun begitu, prakti kampanye ini tidak bagus untuk Facebook.

BACA JUGA :  Digital Extremes Akan Tambahkan Dunia Baru Untuk Warframe!

Facebook sendiri pada pekan lalu mengumumkan akan menambahkan peringatan pada postingan dari politisi yang melanggar aturan. Selain itu, mereka juga akan menindak akun yang terkait dengan gerakan “boogaloo”.

Tentunya gerakan-gerakan seperti ini berdampak negatif kepada Facebook itu sendiri.

Pada perdagangan Jumat (26/6) Minggu lalu, harga saham Facebook anjlok 8,3 persen dan menjadi yang terburuk dalam 3 bulan terakhir. Facebook sendiri kehilangan pasar 56 miliar USD dan kekayaan Mark Zuckerberg juga turun 7 miliar USD.

Gerakan #StopHateForProfit sendiri muncul akibat jejaring media sosial terbesar sedunia itu dinilai buruk dalam mengatasi ujaran kebencian dan hoaks.

BACA JUGA :  Gunakan Minecraft, Prosesi Wisuda ke-121 ITS Tarik Perhatian Netizen

Beberapa perusahaan besar seperti Coca-cola, Unilever, Honda, hingga operator seluler Verizon ikut menarik bisnis iklan mereka dari Facebook akibat hal ini.

Kembali ke Atas

BACA JUGA

Yuk, Berkomentar!

×