Menu Tutup

Agensi V-Tuber Hololive Minta Maaf Terkait Copyright Konten, Jalin Kontrak dengan Nintendo

Cover Corp, perusahaan yang menjalankan agensi Virtual YouTuber Hololive, mengeluarkan permintaan maaf di situs webnya pada hari Kamis (30/7) lalu karena mengunggah konten tanpa izin hak cipta (copyright).

Dikutip dari Anime News Network, menurut pernyataan itu, perusahaan telah menerima pemberitahuan bahwa mereka telah melanggar hak cipta pada video di berbagai saluran YouTube, dan beberapa dari mereka telah dihapus.

Untuk melanjutkan kegiatan streaming yang benar, sejumlah video di semua saluran Hololive telah disetel ke pribadi atau dihapus, dan hanya video yang telah mendapatkan izin dari pemilik hak cipta yang akan dipulihkan ke domain publik.

“Masalah ini terjadi karena kesalahan manajemen dan kelalaian kami,” bunyi pernyataan resmi tersebut.

“Karena menyebabkan ketidaknyamanan dan kekhawatiran berulang-ulang ini, kami menyampaikan permintaan maaf terdalam kami kepada mereka yang bekerja dengan kami, dan kepada para penggemar.”

Perusahaan juga telah berjanji untuk mengambil tindakan pencegahan lebih lanjut di sisi manajemen untuk memastikan bahwa tidak ada kejadian serupa terjadi lagi.

Banyak Virtual YouTuber, termasuk milik Hololive, mengunggah streaming video game. Pada bulan Juni, perusahaan mengeluarkan permintaan maaf secara formal kepada Nintendo karena tidak mengikuti pedoman streaming.

Akibat kasus ini, Fans terkejut dan sedih chart dikarenakan banyaknya jumlah video publik yang saat ini disetel ke pribadi atau dihapus sejak masalah dimulai.

Akan tetapi, kasus ini pun telah selesai dan menjadi akhir bahagia bagi Hololive ataupun pihak lain macam Nintendo. Cover Corp mengumumkan bahwa mereka telah menandatangani kontrak dengan Nintendo dan telah memperoleh izin untuk memainkan game Nintendo. Ini juga berlaku untuk video streaming sebelumnya.

BACA JUGA :  Rayakan Rilis Album Baru, Kenshi Yonezu Bakal Gelar Event di Fortnite

Kembali ke Atas

BACA JUGA

Yuk, Berkomentar!

×