Polisi Ciduk Pengancam Square Enix, Sempat Kirim 37 Ancaman Pembunuhan

Gaming 4 Mar 2021

Kepolisian Shinjuku menangkap pria berusia 39 tahun di Saitama atas dugaan mengirimkan ancaman pembunuhan yang dilayangkan terhadap Square Enix. Penangkapan telah dilaksanakan pada 26 Februari lalu.

Dilansir dari AnimeNewsNetwork, pria tersebut mengancam Square Enix melalui formulir dukungan konsumen. Tak hanya satu, tapi 37 ancaman ia layangkan sejak 2 hingga 19 November tahun lalu. Ia mengancam akan membunuh desainer sebuah gim yang dikembangkan Square Enix atas "aturan yang tidak adil".

Pihak kepolisian tidak memberitahukan gim mana yang dianggap tidak adil oleh tersangka, dan menduga ancaman ini sebagai bentuk kekesalan akibat tersangka sulit menang dalam gim tersebut.

Atas kasus ini, Square Enix sempat membatalkan siaran langsung yang sedianya dilaksanakan 20 November lalu.

Ancaman ini bukan kali pertama terjadi pada Square Enix. Sebelumnya, pria berusia 25 tahun di kota Yoshinogawa, Prefektur Tokushima diciduk pihak kepolisian atas kasus yang sama pada Maret 2019 lalu.

Ia mengancam akan membunuh staf Square Enix akibat gagal mendapatkan item yang ia inginkan dalam sebuah gim. Ia dikabarkan menghabiskan 200 ribu yen demi item yang ia incar, namun hasilnya nihil.

Di tahun yang sama, pihak kepolisian juga menangkap seseorang berusia 40 tahun yang mengancam akan membakar Square Enix, sebagaimana yang terjadi pada Kyoto Animation melalui formulir di situs web resmi mereka.

Tag

Rizky Aufa Febrianto

Rarely writing

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.