Ferrari Siap Luncurkan EV Pertama pada 2025

Teknologi 16 Apr 2021

Dengan berbekalkan ilmu dan produk yang telah mereka rilis sebelumnya, Ferrari siap menyongsong era baru dalam kendaraan elektrik.

Elektrifikasi

Dilansir dari Autocar, Presiden perusahaan John Elkann mengungkapkan bahwa Ferrari sudah siap menyambut era baru dalam dunia otomotif untuk beberapa tahun kedepan. "Anda bisa memastikan bahwa hal ini adalah sesuatu yang sudah didambakan oleh para engineer dan desainer untuk mencetak sebuah sejarah yang besar" ujarnya. Namun dirinya belum bisa memastikan secara spesifik seputar proyek EV tersebut.

Selain program elektrifikasi, Ferrari juga telah menyiapkan segala hal untuk comeback di ajang balap Le Mans pada tahun 2023 dengan supercar plug-in hybrid terbaru mereka nantinya. Enrico Galliera selaku ketua pemasaran Ferrari juga mengatakan bahwa teknologi terbarukan ini nantinya adalah prioritas utama Ferrari untuk tampil ke dalam pasar supercar.

Jika kita membawa teknologi baru, maka kita juga perlu membawa sesuatu yang baru ke pasar. Begitulah cara Ferrari selalu bekerja dengan teknologi baru. Evolusi teknologi baru adalah 100% dalam DNA Ferrari.

Hybrid yang Sudah Ada

Sesuatu yang berhubungan dengan elektrik bukanlah hal yang baru untuk Ferrari. Sebelumnya, brand kuda jingkrak ini telah merilis beberapa supercar dengan plug-in hybrid. Salah satunya adalah LaFerrari yang menjadi flagship Ferrari sejak 2015. Dan yang terbaru adalah SF90 Stradale.

Ferrari SF90 Stradale

Untuk spesifikasi, SF90 memiliki mesin Twin Turbo V8 berkapasitas 4000cc yang dapat menyemburkan daya 769hp dan torsi 800 Nm. Lalu terdapat tiga motor listrik bertenaga 220hp. Dengan didukung oleh Hybrid Powertrain, sehingga total daya dari monster merah ini adalah 1000hp. Untuk total daya yang begitu besar tersebut, dapat melesatkan mobil hingga 340km/h dan akselerasi 0-100 hanya dalam 2.5 detik.

Supercar ini juga memiliki fitur plug-in hybrid, dengan baterai berkapasitas 7,9 kWh lithium-ion sehingga dapat membawa mobil ini melaju sejauh 25 km tanpa bantuan mesin konvensional.

Tag

Yoan Fernanda

Seorang penggemar Pop Culture, baik Western, Korea, maupun Jepang. Dan seorang Petrolhead, fans berat Subaru #FL4TISJUSTICE

Mantap! Kamu telah berhasil berlangganan.
Mantap! Selanjutnya, selesaikan pembayaran untuk akses penuh.
Selamat datang kembali! Kamu telah berhasil masuk.
Sukses! Akun kamu telah aktif, sekarang kamu bisa mengakses semua konten.