Foto: Kamaz

Atasi Defisit Tenaga Kerja, Kamaz Bakal Merekrut Narapidana

Otomotif 22 Des 2021

Beberapa perusahaan sedang dilanda kekurangan pekerja apalagi pada saat pandemi seperti saat ini, salah satunya adalah pabrikan truk asal Rusia - Kamaz. Uniknya, alih-alih membuka lowongan, Kamaz berencana bakal merekrut Narapidana sebagai solusi.

Sebagaimana yang dilansir melalui Reuters, CEO Kamaz, Sergei Kogogin mengatakan bahwa perusahaan sedang mempertimbangkan untuk memperkerjakan narapidana di sebagai solusi defisit tenaga kerja. Namun sejauh ini belum ada keputusan yang dibuat.

"Saat ini kami sedang menilai bersama dengan Federal Penitentiary Service (FSIN) bagaimana mempekerjakan tahanan," ujar Sergei.

Foto: Kamaz

Bukan tanpa alasan, sebab Kamaz sedang kekurangan 4.000 pekerja yang akan ditempatkan di pabrik yang berlokasi di kota industri Naberezhnye Chelny, berjarak 900km dari ibukota Moscow, Rusia. Saat ini pabrik tersebut telah memperkerjakan 24.000 orang.

Menurut keterangan resmi Kamaz, hanya 100 narapidana yang akan direkrut dan program ini tidak bisa diikuti oleh terpidana kasus kekerasan dan pemerkosaan. "Program ini hanya untuk mereka yang tidak melakukan kejahatan serius. Kami sangat terbuka menanti kehadiran mereka di perusahaan kami," ungkap keterangan resmi Kamaz.

Sejauh ini, perusahaan yang 47% dimiliki oleh konglomerat Rostec dan 15% oleh Daimler itu telah membawa sebanyak 450 pekerja imigran dari Uzbekistan, tetapi masih belum mencukupi.

Apalagi ditambah dengan pembatasan terkait pandemi, menyebabkan sejumlah migran meninggalkan Rusia. Akibatnya, pada awal tahun FSIN mengusulkan penggunaan narapidana untuk mengisi kekurangan tersebut, meyakinkan bahwa sistem baru ini tidak akan menyerupai sistem kamp kerja Gulag yang marak digunakan pada era Uni Soviet.

Tag

Dio Puja Altha

Seseorang yang sangat menyukai segala yang berhubungan dengan SPEED and POWER. Also loves anime and manga as well, especially Racing genre (๑>◡<๑)