Tencent Akuisisi Turtle Rock Studios, Pengembang dari Left 4 Dead dan Back 4 Blood

Gaming 18 Des 2021

Turtle Rock Studios merupakan pengembang dari FPS zombie shooter Left 4 Dead dan yang terbaru - Back 4 Blood. Hari ini, studio asal California, AS tersebut resmi mengumumkan akuisisi oleh raksasa teknologi dari Tiongkok - Tencent.

Tencent dan Turtle Rock Studios resmi menyatakan kesepakatannya melalui pers rilis, mengumumkan bahwa Turtle Rock Stuios akan menjadi bagian dari Tencent, sekaligus akan tetap beroperasi secara independen dan juga tidak akan mempengaruhi Back 4 Blood dalam bentuk apapun, termasuk masih diterbitkan oleh Warner Bros Games.

Steve Goldstein, presiden dan general manajer dari Turtle Rock Studios berkomentar:

"Kami semua menantikan untuk bergabung dengan keluarga studio Tencent. Mitra Tencent yang luar biasa, jangkauan global, pengetahuan mendalam tentang game, dan dukungan yang belum pernah ada sebelumnya akan membantu kami menciptakan jenis game ambisius yang kami impikan, sekaligus memungkinkan kami untuk mempertahankan otonomi dan semangat independen kami."

Akuisisi Keenam oleh Tencent Selama 2021

Bergabungnya Turtle Rock Studios menandakan akuisisi keenam yang dilakukan oleh Tencent selama tahun 2021 ini.

Pada bulan Januari, Tencent mengakuisisi Klei Entertainment, studio asal Kanada dan Fatshark dari Swedia. Lalu pada bulan Juni, raksasa teknologi tersebut mengakuisisi saham mayoritas di Yager, sebuah studio game berbasis di Jerman yang terkenal dengan third-person shooter Spec Ops: The Line.

Bulan selanjutnya, Tencent telah mengakuisisi Sumo Digital - studio asal Inggris dengan nilai $1.3 milyar (18.7 triliun Rupiah). Lalu terakhir tidak lama setelahnya, raksasa teknologi juga mengakuisisi saham mayoritas di Stunlock Studios - pengembang asal Swedia yang terkenal dengan game free-to-play Battlerite.

Tag

Dio Puja Altha

Seseorang yang sangat menyukai segala yang berhubungan dengan SPEED and POWER. Also loves anime and manga as well, especially Racing genre (๑>◡<๑)