Sumber gambar: honsha.org

Imbas Serangan Siber, Operasional Pabrik Toyota Jepang Disetop

Otomotif 2 Mar 2022

Melansir Reuters, Toyota Motor Corporation memberhentikan seluruh produksinya di Jepang dikarenakan serangan siber mulai hari Selasa (01/03/2022). Sekitar 14 pabrik Toyota di Jepang terpaksa tertutup dan berdampak pada berkurangnya produksi mobil hingga 13.000 unit. Beberapa dari pabrik tersebut, berafiliasi dengan Hino Motors dan Daihatsu Motors.

Serangan siber tersebut menyerang supplier part plastik dan elektronik untuk mobil Toyota, Kojima Industries. Juru bicara Kojima Industries mengatakan pihaknya menjadi korban serangan siber. Diduga serangan siber ini adalah ulah peretas-peretas yang dipelopori oleh Rusia untuk menyerang negara-negara yang menentang Rusia.

Serangan terhadap supplier pabrikan mobil asal Jepang tersebut terjadi setelah Jepang memutuskan untuk bergabung dengan Amerika Serikat dan Uni Eropa untuk memblokir bank-bank Rusia agar tidak bisa mengakses sistem pembayaran internasional, SWIFT. Jepang juga akan membantu Ukraina dengan memberikan dana darurat sebesar USD 100 juta.

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengatakan, pemerintah Jepang akan menginvestigasi kejadian ini, apakah ada kaitannya dengan perang Rusia-Ukraina.

Seperti halnya pabrikan mobil lain, Toyota juga menghadapi krisis kelangkaan chip. Selain itu beberapa produksi di Amerika Utara berhenti karena kelangkaan part-part mobil yang disebabkan terkendalanya pengiriman. Kendala pengiriman tersebut terjadi dikarenakan aksi protes para sopir truk di Kanada yang menentang kewajiban vaksinasi Covid-19 dengan memblokir jembatan-jembatan yang menghubungkan Kanada dengan Amerika Serikat.

Tag

Rizky Aufa Febrianto

mediocre in all sector