Selamat Tinggal O Channel, Selamat Datang MOJI

Kabar terbaru dari industri penyiaran Indonesia, setelah 18 tahun mengudara di kancah penyiaran Indonesia, O Channel resmi menyatakan "pamit".

"Pamit" ini diartikan sebagai perubahan wajah, dan tampilan O Channel menjadi nama, tampilan baru yang dinamai dengan "MOJI".

Mengulik Sejarah O Channel

O Channel awalnya bersiaran uji coba pada tanggal 2 Agustus 2004, yang berfokus sebagai televisi lokal untuk wilayah Jakarta. O Channel hadir sebagai salah satu saluran TV lokal yang menghadirkan beragam konten seputar ibu kota Jakarta, dengan slogannya yakni "Jakarta's Own Channel".

Diakuisisi Emtek, Induk SCTV-Indosiar

Pada saat itu, O Channel merupakan perusahaan patungan antara MRA Media dengan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) dengan porsi kepemilikan saham masing-masing 50%-50%.

Di tahun 2007, MRA Media menjual 18,5% saham O Channel, dan setahun kemudian pada 2008, saham milik MRA dijual sepenuhnya kepada Emtek. Sehingga pada saat itu O Channel telah 100% dimiliki sepenuhnya oleh induk dari SCTV dan Indosiar tersebut.

O Shop, "Era Kemunduran" O Channel

Setelah bertahun-tahun menghadirkan konten berkelas untuk masyarakat Jakarta, pada tahun 2010 O Channel meluncurkan konten yang dikhususkan untuk home shopping, yakni O Shop.

Sejak kehadiran O Shop, porsi konten O Channel pada saat itu perlahan berubah drastis. Hal ini menandakan O Channel pada saat itu mulai memasuki "era kemunduran".

Tetapi...

Di pertengahan tahun 2010 Emtek Group mulai menargetkan O Channel sebagai saluran televisi yang berfokus tayangan olahraga. Hal ini semakin kuat dimana sejak tahun 2016, O Channel mulai diberi porsi tayangan olahraga yang cukup beragam, diantaranya Asian Games 2018, Olimpiade 2016, NBA, hingga LIGA 1.

Mulai Memasuki Persaingan Nasional

Memasuki tahun 2020, Emtek mulai membawa O Channel ke persaingan stasiun televisi nasional dengan menghadirkannya di kanal digital DVB-T2 milik SCM (Surya Citra Media, induk media milik Emtek).

Di samping itu O Channel mulai memperbanyak porsi tayangan olahraga, dan perlahan demi perlahan mengurangi konten homeshopping.

Penambahan porsi tayangan olahraga (ditambah sejumlah acara lifestyle lainnya), menandai perubahan O Channel menjadi stasiun televisi yang kini mulai menargetkan anak muda sebagai pasarnya.

Bocoran Logo Baru MOJI, Hingga #OCPAMIT

Mungkin kalian hanya mengetahui bahwa MOJI baru diluncurkan hari ini (21/8) saat postingan ini terbit. Namun, sejatinya pengganti O Channel tersebut sudah "dibocorkan" logonya secara diam-diam (atau bisa dibilang terang-terangan juga).

Dimulai dengan munculnya logo MOJI di beberapa konten tayangan televisi milik SCM, salah satunya yang berkaitan dengan Piala Dunia 2022 Qatar, dimana SCM sebagai official broadcaster.

Lalu bocoran logo MOJI tersebut semakin diperkuat pasti dengan munculnya logo MOJI di daftar merek dagang HAKI Kemenkumham pada tanggal 26 Juli 2022, yang didaftarkan oleh PT. Omni Intivision, perusahaan dari O Channel itu sendiri.

Dan perubahan semakin pasti setelah O Channel menampilkan kampanye #OCPAMIT di seluruh konten milik mereka, dan pada tanggal 20 Agustus lalu on screen logo O Channel digantikan dengan hitung mundur #OCPAMIT.