Gaming•

Bongkar Roster Membawa Hasil, Bigetron by Vitality dan ONIC Lolos Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall Lebih Awal

Perubahan roster bawa BTR Vitality dan ONIC lolos Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall, sementara tiga tim Indonesia lain terancam.

Oleh Seno Triadi 1 menit baca
FFWS SEA 2026 Fall (FOTO: Garena)
FFWS SEA 2026 Fall (FOTO: Garena)

Pertandingan babak Knockout Stage pekan ketiga FFWS SEA 2026 Fall menghadirkan kejutan manis bagi para penggemar esports Tanah Air.

Pertaruhan strategi melalui perombakan komposisi pemain terbukti menjadi kunci sukses yang membawa perwakilan Indonesia tampil makin perkasa di panggung internasional.

Resep Manjur Perubahan Roster Tim Indonesia

Bigetron by Vitality berhasil bangkit dari posisi sepuluh di hari pertama setelah memasukkan dua amunisi baru, FELLOW dan TIUSZZ. Penampilan agresif mereka di hari kedua sukses mendulang Booyah serta total 97 poin, yang mengamankan posisi kedua klasemen sekaligus tiket otomatis menuju babak selanjutnya.

Langkah ini disusul oleh ONIC yang tampil luar biasa konsisten. Keputusan pelatih AFM mengembalikan pemain veteran ADAM serta memercayakan posisi kapten kepada pemain asal Thailand, POOM, membuahkan puncak performa dengan raihan 116 poin di hari ketiga.

Hasil positif tersebut memastikan Bigetron by Vitality dan ONIC menggenggam tiket Grand Finals lebih awal. Mereka menyusul tim-tim raksasa regional seperti All Gamers Global, Buriram United Esports, Twisted Minds, dan Team Flash.

Ujian Berat EVOS Divine dan Tiket Tersisa

Week 3 fase kedua babak knockout menyisakan tiga tim Indonesia yang harus berjuang keras untuk dapatkan slot ke Granf Final FFWS SEA 2026 Fall. (FOTO: Garena)
Week 3 fase kedua babak knockout menyisakan tiga tim Indonesia yang harus berjuang keras untuk dapatkan slot ke Granf Final FFWS SEA 2026 Fall. (FOTO: Garena)

Berbanding terbalik dengan dua kompatriotnya, tiga wakil Indonesia lainnya masih harus berjuang keras. MBR Omega dan RRQ Kazu belum mampu menembus posisi dua besar klasemen pekan ketiga.

Sementara itu, EVOS Divine menghadapi situasi paling krusial. Absennya Rasyah dan Reyy yang memutuskan rehat membuat sang juara dunia masih kesulitan menemukan ritme permainan terbaik hingga tertahan di peringkat ke-11.

Pekan keempat Knockout Stage yang berlangsung pada 4-6 September 2026 menjadi ajang penentuan terakhir. Hanya ada enam tiket tersisa menuju Surabaya, sementara enam tim terbawah dipastikan gugur dari kompetisi. Tiga tim Indonesia dituntut tampil maksimal jika tidak ingin angkat kaki lebih awal.

Bagikan

Tentang Penulis

Seno Triadi
Seno TriadiPenulis di Media Formasi

Seno Triadi adalah bagian dari tim editorial Media Formasi yang berdedikasi untuk memberikan berita dan informasi terkini seputar dunia pop kultur, hobi, dan teknologi di Indonesia.

Punya pertanyaan atau ingin menghubungi tim redaksi? Email kami di [email protected]