Skena kompetitif Free Fire Asia Tenggara baru saja menyelesaikan babak Knockout Stage yang penuh dengan kejutan.
Panggung puncak FFWS SEA 2026 Fall dipastikan akan dipenuhi ketegangan ekstra setelah empat wakil Indonesia resmi menyegel tempat di babak utama. Namun, kepastian ini juga menyisakan kabar pahit bagi salah satu tim raksasa tanah air.
Drama Pekan Terakhir dan Kelolosan Dramatis
RRQ Kazu dan tim debutan MBR Omega tampil impresif pada pekan keempat untuk menyusul Bigetron by Vitality dan ONIC yang sudah mengamankan tiket lebih awal. Tampil konsisten sejak hari pertama, RRQ Kazu finis di peringkat kelima klasemen akhir dengan koleksi 234 poin.
Sementara itu, MBR Omega menunjukkan aksi comeback luar biasa di hari penutup. Meraup 104 poin tambahan serta 2 Booyah pada hari terakhir, mereka merangsek naik ke urutan keenam lewat perolehan total 231 poin.
Nasib Buruk Sang Juara Dunia

Di sisi lain, duka mendalam harus ditelan oleh EVOS Divine. Pemegang gelar juara Esports World Cup 2025 ini tampil tanpa arah dan gagal mengamankan satu pun Booyah sepanjang pekan keempat.
Terpaku di posisi ke-12 dengan total 147 poin, sang macan putih dipastikan tereliminasi dan harus rela terdegradasi ke turnamen jalur nasional untuk musim berikutnya.
Perebutan Tahta di Tunjungan Plaza
Babak Grand Finals bakal menyajikan pertarungan sengit antara 12 tim terbaik yang didominasi oleh tiga negara yakni Thailand, Vietnam dan Indonesia, masing-masing mengirimkan empat wakilnya.
Pertempuran perebutan takhta juara regional ini dijadwalkan berlangsung pada 19–20 September 2026 mendatang di Tunjungan Plaza Convention Hall, Surabaya. Hari pertama bakal dibuka dengan format Point Rush sebelum ditutup persaingan sengit Champion Rush di hari kedua.





