Ajang Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall yang berlangsung di Tunjungan Plaza Convention Hall, Surabaya, memuncak pada partai penentu yang sangat menegangkan. Bigetron by Vitality sukses mengunci gelar juara setelah meraih Booyah penting pada Game 12.
Kemenangan ini menjadi momen bersejarah karena Bigetron mencatatkan diri sebagai tim Indonesia pertama yang berhasil mengangkat trofi FFWS SEA di kandang sendiri. Keberhasilan ini sekaligus menjadi trofi regional kedua bagi tim tersebut pada tahun ini.
Jalur Terjal Robot Merah Lalui 12 Game Beruntun
Perjalanan meraih trofi di Surabaya tidak dilalui dengan mudah oleh tim asuhan pelatih Christian Jonathan Pascoal. Sempat mengalami penurunan ritme usai Game 3 akibat jeda yang cukup panjang,
Bigetron harus berjuang keras mengumpulkan poin di tengah tekanan format Champion Rush. Persaingan semakin memanas hingga Game 12 ketika ada 11 tim yang sama-sama berpotensi keluar sebagai juara.
Dalam pertempuran terakhir yang menyisakan situasi empat lawan satu melawan pemain tersisa dari All Gamers Global, Bigetron berhasil menuntaskan duel dan mengamankan kemenangan.
Tiga Wakil Indonesia Siap Menuju FFWS Global Finals 2026

Kemenangan Bigetron by Vitality juga mempertegas dominasi tim asal Indonesia pada babak puncak kompetisi regional ini. Hasil manis ini melengkapi raihan dua tim Indonesia lainnya, yakni RRQ Kazu dan ONIC, yang sukses finis di posisi delapan besar.
Ketiga tim tersebut secara resmi mengamankan tiket untuk mewakili Indonesia di ajang bertaraf internasional FFWS Global Finals 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Bangkok, Thailand.
Penyelenggaraan FFWS SEA 2026 Fall tidak hanya menyajikan pertarungan sengit di arena persaingan. Ajang ini mencatatkan rekor baru dalam sejarah kompetisi regional Free Fire dengan total 12 game yang dimainkan pada partai puncak.
Antusiasme penggemar juga melonjak tajam, terbukti dari capaian Peak Viewers siaran yang menembus angka 681.910 serta total durasi tontonan mencapai lebih dari 10,75 juta jam.





