Sita 1 Juta Figure Palsu, Kepolisian China Dapat Hadiah Dari Bandai

Pop Kultur Okt 31, 2019

Kepolisian Shanghai telah menyita satu juta mainan dan figure palsu setelah menyerbu sebuah pabrik di kota Dongguan.

Dikutip dari situs China The Paper melalui Kotaku.com dan Otaku USA Magazine, Kamis (31/10), beberapa figure dan mainan palsu tersebut berasal dari seri terkenal, termasuk di dalamnya adalah Figure Pokémon, Dragon Ball, One Piece, Slam Dunk, dan Gundam.

Pabrik mainan dan figure palsu (sumber: The Paper)

Figure bootleg Slam Dunk

Penggerebekkan besar-besaran ini terjadi Agustus lalu dan menjaring lebih dari 1.200 peralatan dan mesin pembuatan mainan. China News melaporkan bahwa total barang-barang tersebut bernilai lebih dari 300 juta Yuan (sekitar $ 42 juta dolar). Lebih dari dua puluh tersangka ditangkap.

Berkat pengungkapan kasus tersebut, Situs China The Paper dan Sixth Tone melaporkan bahwa Bandai Namco sangat senang dengan aksi nyata kepolisian Shanghai, sehingga mengirim Unicorn Gundam berlapis emas sebagai ucapan tanda terima kasih. Perlu diingat, bahwa Gundam Unicorn berlapis emas asli itu hanya ada satu unit saja di seluruh dunia.

Dalam laporan dari China News, Bandai Namco memberikan sebuah plakat sembari menyebutkan bahwa polisi Shanghai dianggap sebagai “pelopor dalam penegakan hukum, dan penjaga properti intelektual”. Mainan dari Bandai termasuk yang paling banyak menjadi korban pemalsuan.

Tak hanya itu, Kepolisian Shanghai sendiri baru-baru ini muncul di televisi Tiongkok untuk memamerkan hadiah dan mendiskusikan serangan itu.

Dalam wawancara tersebut, Polisi Shanghai mengatakan bahwa meskipun mereka menghargai hadiah itu, namun mereka sudah mengganggap sebagai bagian dari tugas mereka untuk melindungi kekayaan intelektual.

Tag

Vicio Rizky

Hanya seorang mahasiswa wibu yang menyukai game, manga, anime.

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.