Menu Tutup

Bill Gates Ungkap Kegagalan Windows Mobile: Isu Antitrust

Pada awal tahun ini, dalam sebuah wawancara dengan Village Global, mantan CEO Microsoft Bill Gates mengakui bahwa kekalahan Windows Mobile terhadap Android adalah ‘kesalahan terbesar yang pernah ada’.

Gates mengatakan bahwa kesalahan yang dia lakukan menyebabkan Microsoft tidak seperti Android hari ini, dan jika Microsoft memenangkan persaingan, raksasa software tersebut akan mendapat tambahan $ 400 miliar dalam keseluruhan pendapatannya.

Sekarang, Gates mengklaim bahwa masalah antitrust Microsoft adalah penyebab kejatuhan Windows Mobile.

Hal ini terungkap dari laporan The Verge, yang dilansir dari xda-developers dan Windows Central, Kamis (7/11). Gates membuat klaim ini di acara DealBook Conference New York Times.

“Tidak ada keraguan bahwa gugatan antitrust itu buruk bagi Microsoft, dan kami akan lebih fokus untuk menciptakan sistem operasi telepon. Jadi daripada menggunakan Android hari ini Anda mungkin akan menggunakan Windows Mobile. Jika bukan karena kasus antitrust, kami hampir sukses, aku terlalu terganggu. Saya mengacaukannya karena gangguan tersebut,” ungkap Bill Gates.

BACA JUGA :  Jelang 11.11, Ini 5 Daerah Pemburu Diskon Tertinggi 2018

Upaya smartphone buatan perusahaan itu juga gagal menarik pengembang ke platformnya dan menjadi salah satu alasan utama di balik kejatuhan Windows Mobile.

Gagal karena Motorola?

Gates lebih lanjut mengungkapkan bahwa Microsoft melewatkan kesempatan untuk meluncurkan Windows Mobile pada perangkat utama Motorola.

“Kami terlambat tiga bulan untuk merilis OS yang akan digunakan Motorola di ponselnya, jadi ya itu adalah kejadian winner takes all,” kata Gates.

Tidak jelas handset Motorola mana yang dimaksud Gates di sini, tetapi Motorola pernah meluncurkan Droid smartphone dengan Android sekitar 10 tahun yang lalu. Verizon dan Motorola di AS yang justru membantu Android berhasil pada saat itu, sementara Windows Mobile harus berjuang keras untuk memanfaatkan peluang.

Perlu dicatat bahwa Google mengakuisisi Android sebesar 50 juta dolar pada tahun 2005 silam dan pesaing utama pertamanya adalah Windows Mobile. Mantan CEO Eric Shmidt sebelumnya telah mengakui bahwa Google “sangat khawatir bahwa strategi mobile Microsoft akan berhasil”.

BACA JUGA :  Bocoran Samsung Galaxy S11, Terinspirasi Teleskop Hubble

Sayangnya Microsoft gagal total, dan Google berhasil. Android sekarang merupakan sistem operasi seluler yang paling banyak digunakan di seluruh dunia, dengan pangsa pasar mencapai 76,67% pada Oktober 2019.

Kembali ke Atas

MedForians Wajib Baca Ini!

×