Mencoba Merasakan Minami Market Layaknya Acara Jejepangan Kreatif Pada Umumnya

Pop Kultur Mar 12, 2020

Sepertinya acara-acara jejepangan di wilayah timur Indonesia terkhusus di Makassar mulai berkembang pesat dengan adanya event salah satu ini, yakni Minami Market.

Minami Market sendiri bisa dianggap seperti event jejepangan kreatif skala kecil dikarenakan hampir semua dari stand yang redaksi lihat-lihat merupakan circle/komunitas yang menyodorkan hasil dari karya mereka masing-masing. Event seperti ini baru pertama kali diadakan di Makassar dan juga sebagai debut pertama dari Minami Market itu sendiri.

Minami Market ini digelar pada hari Minggu (8/3) di Hotel Grand Wisata, Makassar. Event ini mulai dibuka pada jam 12:00 WITA hingga selesai. Untuk biaya tiketnya sendiri terbilang sangat murah, yakni sekitar IDR 1.000 saja.

Penanda yang lumayan jelas untuk memberitahu lokasi acara ini.
Suasana acara dalam Hotel Grand Wisata

Masing-masing memamerkan apa yang dapat menjadi nilai jual dari masing-masing circle mereka dalam acara tersebut. Redaksi sempat berkeliling di semua booth dari acara ini dan cukup membuat speechless sedikit dikarenakan lumayan kaget ternyata di Makassar circle seperti ini sudah sangat berkembang dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Sempat redaksi menanyakan salah satu mangaka yang menjual karya manganya di sini dengan nama pena ddy_ozy terkait bagaimana reaksi ia pertama kali melihat event jejepangan kreatif seperti ini.

Ini yang pertama kalinya di Makassar ada orang yang “berani” membuat acara seperti ini. Biasanya ya, yang biasanya saya sering datangi event jejepangan di Makassar itu paling fokus hanya ke kultur seninya.

ddy_ozy
Salah satu komik dari beliau yang ia jual di Minami Market.

Antusias dari pengunjung melebihi ekspektasi redaksi ketika pertama kali datang ke tempat itu pada awal-awal waktu, dengan space yang sempit ini dan pengunjung yang banyak hingga menjadi sesak membuat event ini membuat para jejepangan di Kota Daeng ini sangat antusias.

Catatan Untuk Panitia

Terima kasih banget untuk mengijinkan kami meliput acara ini!

Redaksi sangat meminta maaf sebelumnya terkait masalah sebelumnya dan juga redaksi berharap panitia bisa meningkatkan acara ini nantinya, Otsukare!

Tag

Ikramullah Latif

Sang pemimpi, dan tiap hari hidupnya diisi oleh kebencian dan mimpi.

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.