Menu Tutup

Intel Umumkan Tantangan Global Pertama, Tandai Era Baru Tanggung Jawab Korporat Bersama

Tepat pada hari ini, Jumat (15/5), Intel merilis Laporan Tanggung Jawab Korporat tahunannya. Laporan ini dibuat berasaskan transparansi Intel dalam menyampaikan tanggung jawab korporatnya selama puluhan tahun; dan merinci kemajuan yang telah dibuat Intel dalam puluhan tahun terakhir untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, memulihkan keadaan air untuk komunitas lokal dan mencapai kesetaraan pemberian upah antar gender di seluruh tenaga kerja di dunia, serta pencapaian lainnya.

Laporan ini juga mencantumkan strategi dan target baru hingga tahun 2030, berkaitan dengan kemajuan yang berkelanjutan untuk dekade berikutnya – dari capaian penggunaan air bersih, sumber energi 100% ramah lingkungan, dan pengurangan limbah ke tempat pembuangan sampah di seluruh operasi manufaktur global Intel, hingga menggandakan jumlah perempuan dan minoritas untuk mengisi peran sebagai pemimpin senior dan meningkatkan dampak program hak asasi manusia dari rantai pasokan kami

Untuk pertama kalinya, Intel telah mendefinisikan tantangan dunia sebagai upaya dalam memperluas komitmennya yang berkaitan dengan sumber daya, keahlian, jangkauan dunia, dan pengaruh di luar operasinya sendiri untuk mengatasi tantangan yang hanya dapat diselesaikan dengan semangat gotong royong, melalui kolaborasi di berbagai organisasi besar, industri, dan negara.

“Dunia tengah menghadapi berbagai tantangan, dan kami memahami tantangan ini dengan lebih dalam seiring berjalannya waktu, melalui pengumpulan dan penganalisisan lebih banyak data. Akan tetapi, tantangan tersebut. Mulai dari perubahan iklim, kesenjangan teknologi digital yang membagi dunia dan pandemi yang telah mengubah hidup kita secara fundamental, hanya dapat dicegah melalui respon kolektif,” menurut CEO Intel, Bob Swan melalui rilis pers yang diterima MedForSquad.

“Kita bisa menyelesaikannya, tetapi hanya dengan bergotong royong,” lanjut beliau.

Intel berkomitmen untuk melibatkan pihak industri, pemerintah, dan komunitas untuk mengatasi tiga tantangan dunia yang spesifik selama puluhan tahun berikutnya:

Revolusi Kesehatan dan Keselamatan dengan Teknologi

Intel akan bekerja sama dengan mitra yang bergerak di bidang kesehatan, ilmu sains dan pemerintahan untuk menerapkan teknologi yang berkaitan dengan manufaktur strategis, transportasi dan inisiatif kesehatan, serta untuk mempercepat penyembuhan penyakit dan meningkatkan layanan kesehatan.

Usaha ini termasuk dalam Pandemic Response Technology Initiative yang diumumkan oleh Intel baru-baru ini. Usaha ini menggunakan cloud, kecerdasan buatan (AI) dan solusi teknologi berkinerja tinggi untuk mendiagnosis, merawat, dan menyembuhkan penderita COVID-19 dengan lebih baik dan membantu mempersiapkan diri menghadapi pandemi pada masa yang akan datang.

BACA JUGA :  Y70s, Smartphone Vivo Pertama yang Gunakan SOC dari Samsung Resmi Rilis

Intel akan memimpin sebuah koalisi global bersama dengan para pemimpin industri untuk mewujudkan suatu tujuan bersama: Keamanan kendaraan otonom seharusnya tidak menjadi titik diferensiasi melainkan menjadi tujuan bersama.

Melalui kolaborasi dengan industri dan pemerintah dan pengembangan teknologi dan standar keselamatan baru, seperti Responsibility Sensitive Safety (RSS) dan IEEE 2846 yang akan datang, bakal memberikan panduan yang jelas mengenai apa artinya mengemudi kendaraan otonom dengan aman, kami memiliki potensi untuk menyelamatkan lebih banyak nyawa dengan kendaraan otonom jika dibandingkan dengan pengemudi manusia.

Menjadikan Teknologi Sepenuhnya Inklusif dan Memperluas Kesiapan Digital

Intel akan bekerja dengan berbagai perusahaan lain untuk mempercepat adopsi praktik bisnis inklusif lintas industri dengan menciptakan dan menerapkan standar terbuka Indeks Inklusi Global.

Dengan menggunakan metrik umum, hal ini akan memungkinkan industri untuk memantau kemajuan di bidang yang bersangkutan, di mana perempuan dan minoritas mendapat peluang lebih besar untuk mengisi posisi senior dan teknis, teknologi dapat lebih mudah diakses dan upah yang setara.

Intel telah berkolaborasi dengan Lenovo untuk berdiskusi dengan Chief Diversity, Inclusion Officers (CDIOs) dan tenaga SDM professional guna mendorong transformasi industri dan tetap memprioritaskan tujuan ini.

Intel juga akan bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat untuk mengatasi kesenjangan digital dan memperluas akses ke keterampilan teknologi yang dibutuhkan untuk pekerjaan saat ini dan masa depan.

Program Intel® AI For Youth, yang menyediakan kurikulum AI dan sumber daya untuk lebih dari 100.000 siswa sekolah menengah dan kejuruan di 10 negara dan akan terus diperluas ke seluruh dunia, adalah salah satu contoh dari kerja sama ini.

Dalam kurun waktu 10 tahun, Intel berencana untuk bekerja sama dengan pemerintah di 30 negara dan 30.000 institusi di seluruh dunia serta berkomitmen untuk memberdayakan lebih dari 30 juta orang dengan pelatihan keterampilan AI.

Mencapai Komputasi Karbon-Netral untuk Mengatasi Perubahan Iklim

Intel akan bekerja sama dengan produsen PC untuk menciptakan PC yang berkelanjutan dan paling hemat energi di dunia, yang menghilangkan karbon, air, dan limbah dalam desain dan penggunaannya.

BACA JUGA :  Data Penduduk Diduga Bocor, Begini Respon KPU dan Pakar IT

Secara khusus, Intel sedang mengeksplorasi sebuah roadmap yang mencakup pengaktifan teknologi sensor untuk mengurangi penggunaan daya, kerja sama dengan vendor kemasan daur ulang dan pengembangan arsitektur hemat energi jangka panjang.

Intel akan berkolaborasi dengan industri dan pembuat kebijakan untuk menerapkan teknologi dalam mengurangi emisi di industri yang berdampak tinggi.

Teknologi bukan hanya merupakan sebuah terobosan, tetapi juga memegang peranan penting dalam konteks komunitas dunia, pemerintahan, dan jasa layanan yang diandalkan oleh banyak orang setiap harinya untuk menyelesaikan krisis saat ini sambil secara proaktif, mempersiapkan tantangan pada masa yang akan datang.

“Intel dan pemain industri berbasiskan teknologi lainnya, melihat peluang untuk menggunakan kapabilitas riset dan pengembangan, kreativitas, keahlian, dan pengaruh yang kami miliki untuk berkolaborasi dalam menangani isu-isu kritis ini dan membuahkan hasil yang lebih kuat dan relevan,” tutur Swan.

“Untuk Intel, hal tersebut tertanam dalam tujuan kami untuk menciptakan teknologi yang mengubah dunia, yang meningkatkan kualitas hidup setiap orang di Bumi.”

Melalui jangkauan global yang luas, rantai pasokan yang kuat, dan kemitraan yang strategis di seluruh industri, Intel akan memanfaatkan perpaduan kemampuan unik ini untuk mengatasi banyak tantangan dewasa ini dan menciptakan teknologi dan kemitraan yang akan menjadi fundamental dalam menghadapi tantangan masa depan.

Laporan Tanggung Jawab Korporat Intel terbaru mencakup perincian strategi dan target 2030 baru yang akan mempercepat penerapan praktik yang bertanggung jawab, inklusif, dan berkelanjutan, yang dimungkinkan oleh teknologi Intel serta keahlian dan semangat karyawannya di seluruh dunia.

Kembali ke Atas

BACA JUGA...

×