Sah, Kini Elon Musk Jadi Orang Terkaya di Dunia!

Teknologi 10 Jan 2021

Setelah sebelumnya Elon Musk masih harus berada di posisi kedua terkaya sedunia di bawah Jeff Bezos, kini posisi tersebut berhasil direbut oleh Elon Musk.

Diambil dari data Forbes Real Time Billionaires, Kekayaan bersih Elon Musk kini mencapai 189,7 miliar Dollar AS atau sekitar 2,68 kuadriliun Rupiah di saat artikel ini ditulis.

Posisi ini sebenarnya sudah sempat diraih Elon dari tanggal 7 Januari 2021, namun beberapa saat kemudian sempat diambil kembali oleh Jeff Bezos hingga akhirnya posisi ini kembali dipertahankan Elon.

Dalam setahun terakhir, Elon meraup keuntungan bersih hingga lebih dari 146 juta Dolar AS, terlepas dari dampak pandemi COVID-19.

Elon: Terasa Aneh

Meski resmi meraih gelar orang terkaya sedunia, Elon merasa aneh dengan sambutan luar biasa ini. Dirinya justru tidak terlalu peduli dan lebih memilih kembali bekerja, itulah yang ia rasakan pada twitnya.

Elon juga kembali mengingatkan warganet tentang kekayaan dirinya. Pada tahun 2018 Elon menyatakan bahwa separuh dari kekayaannya ditujukan untuk menyelesaikan masalah di bumi. Tak hanya itu, dirinya bersikeras untuk membangun peradaban di Planet Mars.

Kok Bisa?

Elon Musk dapat meraih kekayaan sebesar itu tidak lain disebabkan oleh saham dari perusahaan mobil elektrik miliknya, Tesla, yang meraih harga yang fantastis di bursa saham.

Harga saham Tesla meroket hingga 4,9 persen pada hari Rabu (6/1) siang, hanya dua hari setelah menyelesaikan sesi perdagangan pertama tahun ini dengan keuntungan 3,4 persen.

Tesla juga melaporkan serangkaian kuartal yang menguntungkan sepanjang tahun 2020. Itu membuat pabrikan mobil tersebut bergabung dalam perusahaan S&P 500 dan menjadi salah satu bisnis paling berharga di dunia.

Selama tahun 2020, Tesla berhasil mengantarkan 499.550 kendaraan, melebihi ekspektasi Wall Street yang memprediksi hanya 481.261 kendaraan. Meski demikian, angka tersebut masih di bawah target Tesla yang ingin memproduksi 500 ribu kendaraan di 2020.

Kedepannya, Tesla akan mencoba pasar baru untuk mobil elektrik mereka, terutama untuk pasar Eropa dan Asia. Hal ini juga disebabkan karena meningkatnya persaingan Tesla dengan produsen mobil konvensional yang ikut memproduksi mobil elektrik.

Tag

Muhammad Ferdiansyah

Write. Design. Learn. Media/Tech/J-Pop Enthusiast.

Mantap! Kamu telah berhasil berlangganan.
Mantap! Selanjutnya, selesaikan pembayaran untuk akses penuh.
Selamat datang kembali! Kamu telah berhasil masuk.
Sukses! Akun kamu telah aktif, sekarang kamu bisa mengakses semua konten.