Apa Saja Perbedaan TV Digital dengan Layanan Streaming Video?

Media 23 Agt 2021
Ilustrasi salah satu layanan streaming video yang paling sering digunakan, yaitu Netflix (Foto: CNET).

Pemerintah Indonesia tengah melaksanakan migrasi siaran televisi teresterial dari analog ke digital atau analog switch off (ASO).

Namun, hingga saat ini, masih banyak orang menyamakan siaran TV digital dengan layanan streaming video yang banyak tersedia saat ini. Padahal, keduanya adalah hal yang berbeda.

Lalu, apa beda TV digital dengan layanan streaming video?

TV digital sendiri merupakan siaran yang menggunakan frekuensi radio VHF/UHF layaknya siaran analog, namun dengan format konten yang digital.

Tak seperti analog yang kualitasnya gambarnya akan memburuk saat posisi semakin jauh dari pemancar, TV digital menjanjikan gambar dan suara yang tetap jernih.

Melansir dari CNN Indonesia, salah satu ciri utama TV digital adalah penggunaan sistem pemancar DVB-T/T2 yang di dalamnya merupakan pengembangan dari standar digital DVB-T.

Baca juga: Tahun Ini Sharp Berhenti Produksi TV Analog

Perbedaan TV Digital dan Streaming Video

Sama-sama menggunakan teknologi termutakhir, banyak orang sulit membedakan TV digital dan layanan streaming video. Beberapa bahkan menganggap keduanya sama.

Beda TV digital dan layanan streaming video salah satunya terletak pada sistem berlangganan. Layanan streaming pada umumnya mengenakan biaya tertentu untuk berlangganan, tapi tidak dengan TV digital.

"Siaran televisi digital ini bebas bayar," ujar Direktur Penyiaran Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Geryantika Kurnia, mengutip laman Kemenkominfo.

Perbedaan kedua terletak dari penggunaan internet yang dibutuhkan untuk mengakses layanan streaming. TV digital sama sekali tak memerlukan akses internet atau harus menggunakan televisi pintar yang tersambung ke internet.

Baca juga: Berikut Alasan Pemerintah Tunda "Switch Off" TV Analog 17 Agustus

Siaran TV digital merupakan siaran terestrial yang biasa dilihat sehari-hari yang menggunakan frekuensi digital. Televisi model lama masih bisa digunakan untuk menangkap siaran TV digital jika disambungkan ke perangkat set top box.

Set top box dipasang untuk menghubungkan pesawat telebisi dengan antena UHF. Set top box bertugas untuk mengubah transmisi dari siaran analog ke digital.

Kenali Ciri TV Digital Berikut

1. Memiliki set top box

Berbeda dengan TV kabel, set top box pada TV digital hanya digunakan sebagai perangkat tambahan untuk TV analog. Nantinya, secara otomatis, set top box bisa menerima siaran TV digital.

2. Memiliki pemancar DVB-T/T-2

Dengan adanya chip DVB-T/T2, maka pesawat televisi bisa menangkap dan menerjemahkan sinyal TV digital menjadi gambar dan suara di televisi.

Anda bisa mengecek apakah televisi yang Anda miliki telah dilengkapi dengan chip DVB-T2 dengan melihat spesifikasinya.

3. Kualitas suara dan gambar lebih baik

Kualitas suara dan gambar dipastikan lebih baik dari TV analog karena pancaran sinyal digital yang relatif stabil.

Meski beda TV digital dan layanan streaming video tak terlalu kentara, tetap saja keduanya adalah hal yang berbeda.

Tag

Yehezkiel Frederik

Photography, Technology and Videography Enthusiast

Mantap! Kamu telah berhasil berlangganan.
Mantap! Selanjutnya, selesaikan pembayaran untuk akses penuh.
Selamat datang kembali! Kamu telah berhasil masuk.
Sukses! Akun kamu telah aktif, sekarang kamu bisa mengakses semua konten.