Menu Tutup

Pemerintah AS Cabut Sementara “Embargo” Huawei

Hai, MedForians!

Ada kabar baik dibalik fenomena mendadak ini!

Penundaan Sanksi

Pemerintah Amerika Serikat dibawah kepemimpinan Presiden Donald Trump mengumumkan kebijakan untuk memberi “kelonggaran” terhadap perusahaan teknologi asal China, yaitu Huawei

Dilansir dari CNBC, TechCrunch, dan Financial Times, setelah kebijakan mendadak dari Presiden Trump untuk “mem-blacklist” Huawei, pemerintah AS pada minggu (19/04) bersedia untuk mengurangi beberapa larangan terhadap perusahaan tersebut.

Pemerintah AS melakukan hal ini untuk mengurangi dampak buruk yang signifikan, terutama untuk pengguna Huawei yang tersebar di seluruh dunia.

Sehingga, Departemen Perdagangan Amerika Serikat akan memperbolehkan Huawei untuk membeli produk buatan AS. Hal ini bertujuan untuk memberikan pembaharuan perangkat ponsel yang ada.

Namun, perusahaan Negeri Tirai Bambu ini tetap tidak dapat membeli komponen buatan AS untuk membuat produk baru.

BACA JUGA :  Server Kualitas Udara BMKG Diretas

Berdasarkan pernyataan oleh Wilbur Ross, Menteri Perdagangan AS, izin ini bertujuan untuk memberi perusahaan telekomunikasi yang bergantung pada produk Huawei agar dapat beradaptasi dan membuat perjanjian baru.

Izin sementara ini belaku selama 90 hari, atau sekitar 3 bulan.

“Sepertinya, tujuan [izin] ini adalah untuk mencegah sistem internet, komputer, dan ponsel dari kehancuran,” ungkap pengacara Washington, Kevin Wolf.

Masuk Blacklist

Sebelumnya, Presiden Donald Trump secara tiba-tiba mengumumkan kebijakannya untuk memasukkan Huawei ke dalam “blacklist” perdagangan.

Hal ini membuat Huawei dipersulit untuk memperoleh produk perangkat lunak dan keras apapun dari Amerika Serikat.

Mengikuti jejak pemerintah, perusahaan teknologi Google, anak perusahaan Alphabet Inc, memutuskan hubungan kerja dengan Huawei. Hal ini menyebabkan perusahaan asal China ini kehilangan lisensi dan hak akses ekosistem Android.

BACA JUGA :  Dua Smartphone Perdana Buatan Rwanda Resmi Dirilis, Ini Spesifikasinya!

Perusahaan teknologi lainnya juga membatalkan kerja sama dengan Huawei, seperti Qualcomm dan Intel.

Hal ini tentunya akan memposisikan Huawei dalam keadaan buruk, terutama untuk ponsel terbaru mereka yang sangat bergantung dengan komponen asing, seperti P30 Pro.

Bagaimana, MedForians? Yuk berikan tanggapannya!

Kembali ke Atas

MedForians Wajib Baca Ini!

×