Menu Tutup

Apple TV+, Pesaing Netflix Masuk Indonesia Awal November Lalu

Layanan televisi berbasis web dan video on demand besutan Apple, Apple TV+ resmi mengudara sejak 1 November lalu. Layanan ini diperkenalkan dalam acara Apple Special Event yang berlangsung pada Maret lalu. Yang menjadi kabar gembiranya adalah, layanan ini juga dapat dinikmati di Indonesia.

Bebas Iklan, Banyak Seri Orisinil

Dikutip dari Detik Inet dan situs resmi Apple TV+, layanan ini dibanderol seharga 69 ribu Rupiah per bulan. Atau bila mau berhemat bisa membayar langganan setahun dengan tarif Rp 699 ribu per tahun. Untuk pelajar, kamu dapat menikmati layanan ini juga melalui Apple Music. Kamu dapat mencoba layanan ini secara gratis selama 7 hari. Berbagai seri juga ditampilkan di situs resminya. Mulai dari Snoopy, Helpsters, hingga film For All Mankind sudah dapat ditonton. Ada juga yang akan hadir secara bertahap mulai 28 November hingga Januari 2020 mendatang. Setiap bulannya, akan ada seri baru Apple Originals, di mana seri ini hanya akan hadir secara eksklusif di layanan ini saja.

BACA JUGA :  YouTube Bantah Kabar Penghapusan Akun Yang Tak Hasilkan Uang

Dikarenakan ini juga layanan VoD, kamu dapat mengunduh berbagai seri dan dapat dinikmati hingga 6 anggota keluarga. Selain VoD, layanan ini juga menyediakan akses ke saluran televisi berbayar, seperti: HBO, Showtime, CBS, Stars, dan lain-lain. Semoga kedepannya saluran televisi tanah air juga turut masuk ke dalam layanan ini.

Dapat Dinikmati di Mana Saja

Selain berlangganan, kamu juga dapat menikmati layanan ini secara gratis selama setahun dengan pembelian perangkat-perangkat besutan Apple. Kamu dapat menontonnya melalui aplikasi Apple TV. Selain di perangkat Apple, layanan ini juga dapat dinikmati di PC, Samsung Smart TV, Amazon Fire TV, dan Roku.

Raksasa teknologi asal Cupertino itu memastikan menghadirkan aplikasi Apple TV di jajaran televisi besutan LG, Sony dan VIZIO. Selain itu jajaran perangkat yang mendukung AirPlay 2 akan pula diberikan dukungan akhir tahun nanti.

BACA JUGA :  Sony Interactive Entertainment Buka Studio Pertama di Malaysia 2020

Selain bebas iklan, layanan ini juga menyediakan terjemahan dalam bahasa Indonesia dan SDH (teks untuk tuna rungu) . Video yang ditayangkan juga mendukung resolusi 4K dan HDR.

Akankah layanan ini dapat menjadi pesaing Netflix kedepannya? Yuk berikan tanggapanmu di kolom komentar!

Kembali ke Atas

MedForians Wajib Baca Ini!

×