Unik, Seluruh Medali Olimpiade Tokyo 2020 Terbuat dari Elektronik Bekas

Teknologi 2 Agt 2021
Medali perunggu, emas, dan perak yang akan diberikan kepada para atlet pemenang di Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020 (Foto: Marca).

Medali kemenangan yang dihadiahkan kepada para atlet pemenang pada Olimpiade Tokyo 2020 telah menggunakan material dari elektronik bekas.

Barang-barang elektronik yang sebagian besar bersumber dari ponsel genggam digunakan sebagai bahan dasar untuk sekitar 5000 medali pada Olimpiade Tokyo 2020 dan Paralympics yang masing-masing berlangsung dari tanggal 23 Juli 2021 sampai 8 Agustus 2021 dan 24 Agustus 2021 sampai 5 September 2021.

Komite Organisasi Tokyo (Tokyo Organising Committee) mengatakan bahwa mereka berharap untuk membuat semacam warisan jangka panjang dan berkontribusi terhadap peradaban manusia yang ramah lingkungan.

Baca juga: Batasi Produk Impor, Pemerintah Indonesia Bakal Produksi Laptop “Merah Putih”

Mengutip dari situs resmi Olimpiade Tokyo 2020, "Medali emas, perak, dan perunggu yang dihadiahkan kepada atlet Olimpiade dan Paralimpiade melambangkan kehormatan terbesar kepada atlet dan juga menjadi kesempatan bagi Jepang untuk menujukkan budaya dan karisma nya ke seluruh dunia."

Pada situs tersebut juga dituliskan bahwa Tokyo Organising Committee melaksanakan program "Tokyo 2020 Medal Project" yang sudah berlangsung dari tahun 2007 untuk mengumpulkan berbagai macam barang elektronik bekas seperti ponsel di seluruh Jepang. Mereka juga mengklaim bahwa proyek ini adalah yang pertama di dunia dalam sejarah olimpiade dan paralimpiade yang mengikutsertakan masyarakat dalam proses produksi medali menggunakan barang elektronik bekas.

79 Ribu Ton Barang Elektronik

Saat ini proyek tersebut berhasil mengumpulkan sebanyak 78 ribu ton barang elektronik bekas dan lebih dari 6 juta perangkat ponsel di tahun 2017 dan 2019. Dari barang bekas tersebut, sekitar 32kg emas, 3,500kg perak dan 2,200kg perunggu berhasil dikumpulkan.

Baca juga: Hati-hati, Begini Cara Cek iPhone Asli atau Hasil Curian!

Hampir 90 persen dari 1,741 berbagai wilayah Jepang mengikuti proyek tersebut.

Selain itu, terdapat juga kompetisi desain medali yang bertujuan untuk "mewakili seluruh perasaan pihak yang berpartisipasi di Tokyo 2020 Medal Project". Kompteisi tersebut dibuka secara publik yang kemudian masyarakat dapat melakukan submisi ide desain untuk medali.

Olimpiade Tokyo 2020

Walau masih dalam suasana pandemi COVID-19, Olimpiade Tokyo 2020 tetap dilaksanakan dengan upacara pembukaan pada 23 Juli 2021.

Dengan tema "United by Emotion", Jepang ingin menyampaikan pesankepada seluruh dunia agar tetap bersatu dan bangkit dari keterpurukan.

Berikut adalah jadwal singkat pertandingan yang dilaksanakan pada Olimpiade Tokyo 2020.

Anggar

Jadwal pertandingan: 24 Juli – 1 Agustus
Perebutan medali: 24 Juli – 1 Agustus

Angkat Besi

Jadwal pertandingan: 24 – 28, 31 Juli – 4 Agustus
Perebutan medali: 24 – 28, 31 Juli – 4 Agustus

Atletik

Jadwal pertandingan: 30 Juli – 8 Agustus 2021
Perebutan medali: 30 Juli – 8 Agustus 2021

Balap Sepeda BMX

Jadwal pertandingan: 29 – 30 Juli
Perebutan medali: 30 Juli

Balap Sepeda Gunung

Jadwal pertandingan: 26 – 27 Juli
Perebutan medali: 26 – 27 Juli

Balap Sepeda Jalan Raya

Jadwal pertandingan: 24, 25, 28 Juli
Perebutan medali: 24, 25, 28 Juli

Balap Sepeda Trek

Jadwal pertandingan: 2 – 8 Agustus
Perebutan medali: 2 – 8 Agustus

Basket 3x3

Jadwal pertandingan: 24 – 28 Juli
Perebutan medali: 28 Juli 2021

Basket 5x5

Jadwal pertandingan: 25 Juli – 8 Agustus 2021
Perebutan medali: 7 – 8 Agustus 2021

Berkuda

Jadwal pertandingan: 23 – 25, 27 – 31 Juli, 1 – 7 Agustus
Perebutan medali: 27 – 28 Juli, 2, 4, 7 Agustus

Berlayar

Jadwal pertandingan: 25 Juli – 4 Agustus
Perebutan medali: 31 Juli – 4 Agustus

Berselancar

Jadwal pertandingan: 25 Juli – 1 Agustus
Perebutan medali: 28 Juli

Bisbol dan Sofbol

Jadwal pertandingan: 21 – 22 Juli, 24 Juli – 5 Agustus, 7 Agustus
Perebutan medali: 27 Juli, 7 Agustus

Bulu Tangkis

Jadwal pertandingan: 24 Juli – 2 Agustus 2021
Perebutan medali: 30 Juli – 2 Agustus 2021

BMX Freestyle

Jadwal pertandingan 31 Juli – 1 Agustus
Perebutan medali: 1 Agustus

Anthony Ginting Masih Bermain di Olimpiade

Sebelumnya, salah satu atlet batminton Indonesia, Anthony Ginting, gagal masuk ke final Badminton Olimpiade Tokyo 2020. Walaupun begitu, ia telah memberikan kemampuannya dengan baik.

Baca juga: Trailer dari Seri Terbaru Madoka Magica Tampilkan Opening dari Claris

Anthony Ginting dan Greysia Polii/Apriyani Rahayu akan melakukan pertandingan badminton kembali di Musashino Forest Sport Plaza pada hari Senin (2/8).

Mereka akan melawan pasangan China yaitu Cheng Qing Chen/Jia Yi Fan pada pukul 13.50 waktu setempat atau pukul 11.50 Waktu Indonesia Barat.

Tag

Yehezkiel Frederik

Photography, Technology and Videography Enthusiast

Mantap! Kamu telah berhasil berlangganan.
Mantap! Selanjutnya, selesaikan pembayaran untuk akses penuh.
Selamat datang kembali! Kamu telah berhasil masuk.
Sukses! Akun kamu telah aktif, sekarang kamu bisa mengakses semua konten.