Poster resmi event Vocaloid Night dengan judul "ANI-LOID NIGHT" oleh komunitas Gejolak Wibu Akhir Pekan yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 18 Juni 2022 di Tori Kaizoku, Kuningan.

Event Musik Vocaloid Pertama "ANI-LOID NIGHT" akan Hadir Malam Minggu Ini!

Pop Kultur 15 Jun 2022

Ramainya event di seluruh Indonesia akan semakin dimeriahkan lagi dengan salah satu event dengan konsep unik, yaitu membawakan tema vocaloid di sesi malam minggu.

Event dengan nama "ANI-LOID NIGHT" dengan konsep unik yaitu membawakan tema vocaloid dalam suatu event budaya pop kultur Jepang.

Maraknya event budaya pop kultur Jepang di Indonesia, terutama di ibukota Jakarta membuat komunitas yang berada di balik event ini, GWAP, untuk membuat suatu kegiatan yang memilik ciri khas yang baru.

Poster event ANI-LOID NIGHT

Event ANI-LOID NIGHT akan diadakan pada malam minggu, yaitu hari Sabtu, 18 Juni 2018 mulai pukul 8 malam (20:00 WIB) sampai selesai di Tori Kaizoku, Kuningan.

Dengan harga tiket sebesar Rp125.000, selain mendapatkan akses penuh ke event ini, kamu juga akan mendapatkan cocktail / softdrink sesuai dengan selera kamu.

Acara ini akan membawakan beberapa performer terkenal seperti DJ REDSHiFT, Ribeat, Soba, Virtualize (Azuka), dan Gatya.

Baca juga: Netflix Rilis Trailer Perdana Adaptasi Anime Cyberpunk: Edgerunners

Mengapa Vocaloid?

Mungkin agak sedikit bingung untuk sebagian orang, mengapa membawa unsur vocaloid pada event pop kultur Jepang? Menurut GWAP, vocaloid dapat menjadi unsur nostalgia nya sendiri, terutama sebelum adanya Virtual YouTuber yang sekarang sudah ada di mana-mana.

Pada awal masa abad ke-21, bisa dikatakan vocaloid adalah aspek budaya pop kultur Jepang yang lumayan populer dan menarik banyak orang untuk terjun ke budaya pop Jepang.

Selain itu, event ini ingin menjadi event "Vocaloid Night" pertama di daerah Jabodetabek

Komunitas Dibalik ANI-LOID NIGHT

Gejolak Wibu Akhir Pekan, atau GWAP adalah komunitas yang berada di balik gagasan event ini. Komunitas penyuka budaya pop kultur Jepang ini memiliki keunikannya sendiri yaitu mereka adalah sekumpulan wibu yang sudah cukup umur dan disatukan oleh minuman beralkohol.

Mereka sebagai komunitas memiliki tujuan untuk menjadi suatu wadah bagi para wibu untuk bersenang-senang bersama. Mereka juga ingin mematahkan stigma bahwa wibu itu tidak keren atau tidak bisa bersosialisasi.

Baca juga: Ditinggal Mendiang Mangaka, Hakuensha Lanjutkan Serialisasi Manga Berserk

Melihat tujuan tersebut, bisa dikatakan bahwa GWAP memang adalah suatu komunitas untuk para wibu berumur yang ingin bersenang-senang melepas penat dengan membawa unsur kehidupan malam.

Memang tidak salah kalau event ini lebih mengincar wibu "sepuh" daripada acara sebelumnya. Sebagian dari pecinta pop kultur Jepang sudah menjalani hobinya selama bertahun-tahun. Ada yang sudah bekerja, menikah, dan memiliki kehidupannya sendiri. Namun hal itu bukan menjadi penghalang untuk hobi mereka pada dunia pop kultur Jepang.

Tag

Yehezkiel Frederik

Photography, Technology and Videography Enthusiast