Google Terjun ke Dunia Chipset Ponsel dengan Chip "Tensor"

Teknologi 11 Agt 2021
Ilustrasi chip buatan Google, yaitu Tensor, yang saat ini dikhususkan untuk ponsel lini Pixel (Foto: XDA Developers).

Google resmi mengumumkan kehadiran ponsel Pixel garapan perusahaan selanjutnya, yaitu Pixel 6 dan Pixel 6 Pro, baru-baru ini.

Seperti pada pemberitaan sebelumnya, salah satu pembeda Pixel 6 series dengan lini Pixel sebelum-sebelumnya ialah dari segi prosesor. Untuk pertama kalinya, Google membekali Pixel 6 series dengan chipset (System on Chip/SoC) buatan sendiri, bernama Google Tensor.

Baca juga: Berikut Ini Adalah yang Harus Anda Ketahui dari Google Pixel 6 Terbaru!

Dengan begitu, Tensor akan resmi menggantikan chipset Snapdragon buatan Qualcomm yang selama ini digunakan di lini ponsel Google Pixel.

CEO Google, Sundar Pichai mengungkapkan chipset Tensor telah dikembangkan perusahaan selama empat tahun, ini merupakan inovasi terbesar yang pernah disematkan pada lini ponsel Pixel.

"Tensor dibangun dari pengalaman komputasi kami selama dua dekade dan merupakan inovasi terbesar kami di Pixel hingga saat ini. Tensor akan ada di Pixel 6 dan Pixel 6 Pro pada musim gugur," ungkap Pichai pada tweet nya.

Tensor, Chipset Pesaing Qualcomm dari Google?

Untuk penamaannya sendiri, Tensor mengacu pada ekosistem pemrograman machine learning (ML) open-source milik Google, yaitu TensorFlow. TensorFlow dikenal sebagai library pemrograman machine learning yang paling kuat dan populer.

Baca juga: Karena Glitch, Orang di Jepang Bisa Pesan Makanan Gratis Selama Tiga Tahun

Karena TensorFlow disebutkan bisa digunakan untuk mengembangkan dan melatih model, untuk mengimpelmentasikan machine learning di hampir semua aplikasi, termasuk di Google foto dan Google voice.

Jadi tak heran bila SoC Tensor ini akan lebih banyak melakukan pemrosesan yang berhubungan dengan machine learning (ML) dan kecerdasan buatan (artificial intellegence/AI) di Pixel 6 series, terutama di sektor fotografi dan suara. Chipset (SoC) pertama garapan Google ini dibangung di atas arsitektur ARM 8 inti (octa core) dengan fabrikasi 5 nm.

Melansir dari KompasTekno dan The Verge, chip mobile itu akan dibekali dengan Tensor Processing Unit (TPU) yang didedikasikan untuk melakukan pemrosesan AI dan ML dengan lebih efisien. Seorang sumber mengatakan kepada outlet media 9to5Google, bahwa chipset Google Tensor yang memiliki nama kode Whitechapel itu, dikembangkan bersama-sama dengan Samsung.

Baca juga: Robot "Delta" Asal Surabaya Ini Menjadi Asisten Cegah Penyebaran COVID-19

Bawakan Teknologi Unik seperti Chipset Apple

Meski tak mengonfirmasi dengan siapa menjalin kemitraan, Senior VP Devices & Services Google, Rick Osterloh mengatakan bahwa Tensor bukanlah sekadar prosesor rekanan semata.

"Seperti halnya SoC mana pun, kami melisensikan banyak teknologi ke dalamnya, tetapi ini adalah desain kami dan dirancang khusus dengan tujuan mendorong ML dan AI kami ke depannya," kata Osterloh dalam sebuah posting di blog resmi Google.

Baca juga: Lamborghini Countach Lahir Kembali Sebagai Supercar Hybrid Abad Ke-21

Chipset Tensor ini akan membuat ponsel Pixel 6 dan Pixel 6 Pro akan semakin mumpuni. Misalnya, ponsel Pixel bisa menjalankan model fotografi komputasional dari Google dengan lebih baik lagi.

Contohnya, ponsel Pixel 6 series bakal memungkinkan pengguna memotret gambar bergerak dan mendapatkan hasil yang tetap tajam.

Tenaga Pemrosesan yang Jauh Lebih Besar

Selain di sektor fotografi, Osterloh mengatakan, chipset Tensor juga akan membantu meningkatkan kerja software voice-to-speech, pengenalan suara (voice recognition), dan penerjemah. Menurut Osterloh, Google Tensor memungkinkan perangkat Pixel 6 series bisa menerjemahkan sekaligus menyertakan caption dari video berbahasa Perancis ke bahasa Inggris secara real time.

Baca juga: Hati-hati Saat Cetak Sertifikat Vaksin, Berpotensi Bocor untuk Hutang Online

Di samping itu, Osterloh juga mengungkapkan, bahwa chipset pertama besutan perusahaan itu juga sudah dilengkapi dengan chip keamanan baru dari Google, yaitu Titan M2.

"Dan dengan inti keamanan baru Tensor dan Titan M2, Pixel 6 series akan memiliki lapisan keamanan hardware paling banyak dari ponsel mana pun," kata Osterloh.

Selain di Pixel 6 series, chipset Tensor ini kabarnya juga akan digunakan di laptop Pixelbooks besutan Google selanjutnya.

Tag

Yehezkiel Frederik

Photography, Technology and Videography Enthusiast

Mantap! Kamu telah berhasil berlangganan.
Mantap! Selanjutnya, selesaikan pembayaran untuk akses penuh.
Selamat datang kembali! Kamu telah berhasil masuk.
Sukses! Akun kamu telah aktif, sekarang kamu bisa mengakses semua konten.